Cara Ciptakan Hubungan Bersaudara Jadi Harmonis dan Bahagia

Cara Ciptakan Hubungan Bersaudara Jadi Harmonis dan Bahagia Berikut ini beberapa saran yang mungkin bisa dilakukan untuk membentuk hubungan persaudaraan menjadi lebih sempurna.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Keluarga
Keluarga

Ngenetyuk.com, Infosiana – Fakta mengejutkan dari berita tentang pembunuhan satu keluarga di Bekasi adalah pelakunya itu, ternyata sepupu keluarga tersebut.

Adapun motif tersangka membunuh kerabatnya adalah dendam. Seperti dilansir dari laman psyhcologytoday dan realsimple.com, hubungan yang bermakna dengan saudara sendiri memang tak selalu mudah.

Dalam riset kecil yang dilakukan terhadap hampir 100 pria dan wanita tentang bagaimana mereka bergaul dengan saudara mereka, ternyata hasilnya mereka tak puas dan butuh peningkatan. Ironisnya lagi, mereka tidak tahu bagaimana mewujudkan ikatan persaudaraan yang harmonis tersebut.

Berikut ini beberapa saran yang mungkin bisa dilakukan untuk membentuk hubungan persaudaraan menjadi lebih sempurna.

1. Lupakan kenangan buruk saat kecil

Masa kecil penuh dengan segala kejahilan. Ada yang menyembunyikan mainan kita, merusaknya, bahkan ada yang menghilangkannya.

Rasa marah dan kesal, apalagi jika benda yang dirusak adalah benda kesayangan. Sulit melupakannya. Dan sebenarnya atmosfir suasana itu harus dibangun sejak masa kecil.

Dr. John Gottman dari Seattle Love Lab menemukan bahwa dibutuhkan lima hingga tujuh interaksi positif untuk mengimbangi satu interaksi negatif. Rasio ini telah diulang dalam beberapa penelitian,

“Memang belum ada penelitian paralel yang dilakukan dengan saudara kandung. Tapi itu bukan rasio yang buruk untuk diterapkan,” katanya.

Meski tak semua keluarga bisa menerapkan pola penyeimbang suasana masa kecil seperti itu, sebaiknya mereka yang sudah dewasa tak membiarkan pengalaman buruk itu di dalam pikirannya sehingga bisa merusak hubungan antar keluarga. Memaafkan adalah langkah yang patut dicoba.

2. Lakukan penampilan cameo

Tentu sifatnya tak wajib. Tapi kehadiran Anda di acara salah satu saudara akan memiliki arti yang tak terkira bagi yang bersangkutan. Misalnya saat saudara Anda sedang berlomba lari marathon, atau pertunjukan sandiwara atau di acara wisudanya. Dan tentu saja usahakan hadir di acara keluarga lainnya.

3. Berhenti menjadi mata-mata di keluarga

Berhentilah menjadi mata-mata anggota keluarga lainnya dan kemudian bergosip di belakangnya. Karena itu berarti diam-diam, Anda mengadu domba satu saudara dengan yang lainnya. Jadi stop bergunjing dengan siapapun.

4. Berlakulah sopan

Apakah Anda pernah bertanya pada seorang teman, “Sudahkah Anda menggosok gigi minggu ini?” Tidak? Maka jangan berbicara dengan saudaramu seperti itu, karena Anda tahu bahwa itu tak sopan. Tak perlu formal juga berkomunikasi dengan saudara, terpenting adalah tidak meremehkan, dan membuatnya malu. Beberapa isu sensitif yang sebaiknya dihindari adalah masalah berat badan, penggunaan tata bahasa dan pilihan teman-temannya.

5. Berhenti cemburu dengan keberhasilan saudara

Ketika menyaksikan orang lain berbagi hubungan erat dengan saudara-saudara Anda, atau mereka mendapat promo di perusahaanya, Anda mungkin merasa cemburu.

Hilangkan rasa cemburu tersebut. Karena bisa dengan mudah merendahkan posisi Anda sendiri dan hubungan dengan yang bersangkutan otomatis menjadi tak nyaman bagi Anda sendiri.

Tetaplah menjaga hubungan yang menyenangkan dengan keluarga, seperti memberinya kartu ucapan ulang tahun. Atau mengganti gorden lama bersama-sama dengan keluarga lainnya, akan menjadi momen tak terlupakan yang menyenangkan.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *