Cara Mempertahankan Persahabatan dari Teman Makan Teman

Persahabatan sangat penting dalam kehidupan


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

Ngenetyuk.com, Infosiana – Semua manusia di bumi ini pasti membutuhkan persahabatan pertemanan karena manusia itu merupakan makluk sosial. Jadi, hubungan pertemanan bisa terjalin karena kedua belah pihak dengan rela mengizinkan satu dengan lainnya masuk ke dalam kehidupan masing-masing.

Namun, tak semua manusia menjalin hubungan dengan niat yang baik dan tulus. Ada kalanya kita salah menilai orang lain, dan ternyata dia adalah teman yang mengkhianati kita.
Baca Juga
Sukses Film Dilan 1990, 5 Fashion Era 90-an Bakal Ngetrend Lagi
Mira Lesmana Legawa, Laskar Pelangi Disalip Dilan 1990
Gawat, DVD Bajakan Film Dilan 1990 Mulai Beredar Luas

Jika ada yang merasa disakiti itu tidak selalu berupa ditinggalkan tapi ada teman yang menjerumuskan kegagalan dalam hidupnya hingga menikung atau berselingkuh dengan pasangannya.

Nah, berikut ini sahabat Ngenetyuk bisa memetik pelajaran atas beberapa jenis pengkhianatan yang dilakukan teman terdahap anda. Lantas, bagaimana menghadapi situasi ini? Berikut langkah-langkahnya menurut Psychologytoday.com:

  1. Klarifikasi situasinya

Bagaimana pengkhianatan tersebut mempengaruhi hidup Anda? Apakah perbuatan teman Anda tidak termaafkan? Apakah persoalan ini masih bisa diselesaikan?

Anda harus mengklarifikasi situasinya dengan jelas, sehingga emosi dan perasaan tidak akan menggiring Anda kepada kejatuhan dan kesedihan yang mendalam

  1. Menerima kenyataan

Setelah mengklarifikasi masalah, Anda harus menghadapi kebenaran yang menyakitkan dari pengkhiatan orang yang dipercaya. Dalam hal ini, satu-satunya cara agar Anda tidak terpuruk adalah menerima kenyataan dan perasaan yang sedang dirasakan.

Saat Anda terluka, berbagai perasaan mungkin menghampiri seperti amarah, kesedihan, kekecewaan, dan sebagainya. Respons emosional yang jujur diperlukan dalam menghadapi fase ini.

  1. Pertimbangkan untuk menyelesaikan masalah

Orang yang mengkhianati Anda mungkin tidak bisa hilang dalam kehidupan begitu saja. Untuk pemulihan diri Anda, adakalanya persoalan tersebut harus dibicarakan dan dituntaskan. Tentu hal ini tidak mudah, karena Anda adalah korban yang terluka.

Anda tidak harus segera memaafkan teman yang berkhianat. Ambil waktu sejenak untuk berpikir dengan jernih dan memulihkan diri dari sakit hati dan frustasi.

  1. Putuskan apakah Anda bisa memaafkannya atau tidak

Setiap orang menghadapi pengkhiatan dengan cara yang berbeda. Ada yang benar-benar sulit untuk memaafkan, ada pula yang memilih untuk mengabaikannya. Pada posisi mana pun Anda berada, Anda harus mengambil keputusan.

Apabila teman Anda meminta maaf, apakah Anda bersedia untuk memaafkan? Semua pilihan ada di tangan Anda. Akan tetapi, memaafkan akan lebih menguntungkan Anda secara emosional dan mental.

  1. Jangan berpura-pura

Anda perlu tahu bahwa tidak ada satu cara yang pasti untuk menghadapi pengkhianatan karena semua orang merespons dengan berbeda. Namun, yang terpenting adalah Anda tidak membohongi perasaan Anda ketika terluka akibat pengkhianatan.

  1. Pengkhianatannya bukan kesalahan Anda

Hal ini sangat penting diingat, yaitu saat Anda dikhianati, itu bukanlah kesalahan Anda. Ketika orang lain mengkhianati Anda, itu bukan karena Anda terlalu naif atau mudah untuk dikhianati.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *