Biar nggak Kik-kuk Nonton Sekuelnya, Yuk Nostalgia Eiffel Im in Love

Film Eiffel Im In Love 2 tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada 14 Febuari 2018. Hal tersebut bertepatan dengan hari kasih sayang atau valentine. Film drama romantis ini merupakan lanjutnya film pertama yang suskese pada tahun 2003 silam.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Eiffel im in love
Eiffel im in love

Ngenetyuk.com, Hiburan – Film Eiffel Im In Love 2 tayang di seluruh bioskop Tanah Air pada 14 Febuari 2018. Hal tersebut bertepatan dengan hari kasih sayang atau valentine. Film drama romantis ini merupakan lanjutnya film pertama yang suskese pada tahun 2003 silam.

Tokoh utama yang dinanti dalam film tersebut yakni Adit (Samuel Rizal) dan Tita (Shandy Aulia). Mereka memang berhasil menyita masyarakat Indonesia khususnya remaja putra dan putri kala itu.

Kisah asmara Adit dan Tita terjalin ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA) diangkat dari novel karya Rahmania Arunita.

Namun, kisah cintanya harus menjalani hubungan jarak jauh karena Adit harus kembali melanjutkan pendidikan ke Paris Perancis. Sedangkan Tita melanjutkan sekolahnya di Indonesia.

Jika sahabat ngenetyuk akan menemukan titik romantis yang akan dipertemukan kembali setelah 12 tahun menjalani LDR. Makanya, anda harus menonton film yang pertamanya sebelum nonton sekuelnya. Ya, bernostalgia itu lebih seru biar nggak kik-kuk alias binggung ketika nonton Eiffel Im in Love 2.

Bisa juga disimak untuk yang belum pernah menonton film pertamanya. Awal pertemuan Adit dan Tita itu gimana sih?

1. Tita masih polos saat duduk di bangku SMA

Eiffel I’m in Love bercerita tentang kehidupan percintaan seorang gadis lugu bernama Tita. Diperankan oleh Shandy Aulia, Tita adalah sosok anak baik-baik dan polos yang selalu menuruti apa kata orang tua.

Ia adalah bungsu dari dua bersaudara. Kakaknya bernama Alan, diperankan oleh Tommy Kurniawan yang muncul lagi di film kedua nanti.

Saat itu Tita sudah berpacaran dengan Ergi (Yogi Finanda). Namun mereka memilih backstreet agar tidak dimarahi orang tua Tita. Jadi yang bisa mereka lakukan hanya saling menelpon saat malam hari dan mengobrol di sekolah. Tidak ada kencan atau apel di malam Minggu.

Kehidupan anak SMA kala itu sesang gemar-gemarnya tisam alias titip salam lewat radio. Begitu juga Tita, Ergi, dan kawan sebaya lainnya di sekolah. Agak aneh memang, di film pertama ada tayangan di mana kabar burung soal kehamilan Tita menyebar luas di radio. Ya, setiap film pasti punya plus-minus.

2. Muncul cowo ganteng dari Paris

Kisah pertemuan Adit dan Tita khas sekali novel remaja awal tahun 2000-an. Pertemuan tanpa sengaja, teman kecil yang lama berpisah, hingga perjodohan antar orang tua. Adit dan Tita dipertemukan oleh dua alasan terakhir.

Pertama, kedua orang tua mereka adalah sahabat karib yang sudah saling menganggap seperti saudara sendiri. Kedua, diceritakan bahwa Adit dan Tita berteman sejak kecil dan pernah tinggal bersama.

Suatu hari, Adit berencana datang ke Indonesia bersama papanya, Om Reza yang diperankan almarhum Didi Petet. Meskipun Om Reza dan orang tua Tita bersahabat, di film pertama memang tidak dijelaskan apa alasan mereka datang. Tita justru menganggap kedatangan mereka sebagai upaya perjodohan.

Adit bagaikan pangeran tampan idola para wanita. Tubuhnya tinggi kekar dengan tampang cool. Tapi Tita tidak menyukainya, sebab pembawaan Adit kasar dan sering memasang wajah jutek.

3. Cinta terpendaam sejak kecil

Kisah kedekatan Adit dan Tita berjalan layaknya novel romansa remaja. Awalnya saling membenci namun diam-diam memberi perhatian lebih. Pura-pura jutek padahal sedang berusaha menjadi lebih dekat.

Menuju akhir film, akhirnya Adit mengaku pada Tita bahwa kabar perjodohan hanya karangan semata. Adit sengaja datang agar lebih dekat dengan Tita. Ia sudah menyukai Tita sejak kecil, dan menyimpan rasa cinta selama itu.

Kedengarannya aneh memang. Sulit dilogika, bagaimana seorang anak laki-laki yang masih kecil sanggup mengartikan perasaannya terhadap lawan jenis. Lalu ia bertahan menjaga perasaan itu hingga dewasa. Well, justru kisah manis sederhana macam ini yang bikin penonton terbuai.

4. Sisi romantis Tita dan Adit berswafoto berlatar belakang menara Eiffel, Perancis.

Tita menjadi begitu sedih mengetahui Adit akan segera kembali ke Paris, di saat mereka sudah ‘akur’ dan saling berbalas perhatian. LDR memang musuh paling menakutkan bagi sepasang kekasih. Meski begitu, Adit berjanji akan selalu berkunjung ke Indonesia setiap liburan semester.

Adegan paling ikonik dan dianggap romantis oleh para penonton adalah saat Adit menyatakan cinta pada Tita. Tepat di hadapan Menara Eiffel, mereka saling mengungkap perasaan dan memutuskan untuk berpacaran. Adit bahkan membuatkan Tita cincin tunangan ‘sementara’ dari tangkai bunga. Bikin baper gak nih?

Kira-kira setelah Tita dan Adit menamatkan pendidikan, mereka bakal nikah gak? Jawabannya ada di Eiffel I’m in Love 2 yang sudah tayang mulai Rabu (14/02) kemarin. Sudah nonton belum? Yuk, jadi saksi kelanjutan hubungan cinta Adit dan Tita yang sukses LDR-an 12 tahun.

 


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *