Faktor Seseorang Belum Menikah

Faktor Seseorang Belum Menikah. Pada survei yang sama dijabarkan, 61 persen perempuan lajang dan 46 persen lelaki merasa khawatir akan menetapkan hubungan sebagai prioritas yang salah.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Sifat Wanita Cantik
Sifat Wanita Cantik

 

Ngenetyuk.com, Infosiana – Hidup itu memang pilihan tapi sebagian orang pasti mendambakan memiliki pasangan dan menikah. Ya, balik lagi jika memang nasib apa boleh dikata.

Namun, berdasarkan survei yang dilakukan suatu lembaga Tinder dan Konsultan Morar HPI terhadap 1000 remaja berusia antara 18 hingga 25 tahun. Bahwa ada beberapa fakta sekitar 70 persen responden sadar atas keputusannya belum berpacaran atau menikah.

“Status lanjang memberi orang muda rasa petualangan, kemandirian, dan berdaya. Sebagian besar orang dewasa muda setuju bahwa menjadi lajang akan menguntungkan mereka di luar kehidupan romantis mereka,” tulis penelitian tersebut.

Baca Juga
Daftar Paket Liburan di Pulau Pribadi Bawah Riau
Yamaha R25 Resmi Rilis di Indonesia
Jelang Melahirkan, Netizen Gemes dengan Perut Raisa

Sementara itu, 39 persen peserta percaya bahwa masuk ke dalam hubungan serius akan sangat membosankan. Pada survei yang sama dijabarkan, 61 persen perempuan lajang dan 46 persen lelaki merasa khawatir akan menetapkan hubungan sebagai prioritas yang salah.

Seperti dilansir dari laman lifestyle Suara. Maka alih-alih pusing soal hubungan, mereka malah menempatkan pekerjaan dan pendidikan di atas hubungan dengan 45 persen responden memilih untuk tetap melajang dan fokus pada karir, dan 41 persen lainnya menempatkan energi mereka untuk belajar atau mendapatkan gelar.

Selain hal-hal tersebut, hasil survei juga dipengaruhi oleh data perceraian terbaru di Amerika Serikat. Sebuah studi pada September lalu menemukan bahwa tingkat perceraian di AS turun 18 persen antara 2008 dan 2016 karena turunnya angka pasangan muda yang menikah.

“Kami melihat orang menikah pada usia yang lebih tua, orang yang sudah menikah dengan gelar sarjana. Mereka cenderung sudah bercerai atau memiliki anak ketika mereka menikah, keduanya merupakan faktor risiko perceraian,” ucap profesor dari The University of Maryland, Philip Cohen kepada The Post. Jadi, stop bertanya pada orang-orang di sekitarmu kenapa ia masih melajang, ya.

Bagaimana menurut anda sahabat Ngenetyuk? Semoga artikel ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda ya.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *