Film 22 Menit, Kisah Nyata Peristiwa Bom Bunuh Diri di Kawasan MH Thamrin Jakarta

Film 22 Menit garapan Eugene Panji dan Myrna Paramita ini diangkat dari kisah nyata yakni peristiwa bom bunuh diri di kawasan MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Film 22 Menit
Film 22 Menit

Ngenetyuk.com, Hiburan – Kamis, 19 Juli 2018, Film 22 Menit tayang perdana di seluruh bioskop Tanah Air. Film garapan Eugene Panji dan Myrna Paramita ini diangkat dari kisah nyata yakni peristiwa bom bunuh diri di kawasan MH Thamrin, Sarinah, Jakarta Pusat.

Film berdurasi 71 menit ini, Pejabat Forum Pimpinan Daerah Jawa Timur beserta jajaran dan masyarakat Surabaya Jawa Timur sangat antusias saat menonton film tersebut di d

Baca Juga
Tina Toon Berjanji Lakukan Ini Jika Terpilih Sebagai Anggota DPRD
Artis Senior Ini Bocorkan Rencana Pernikahan Justin Bieber dan Hailey Baldwin
Heboh Undangan Pernikahan Panji Trihatmodjo Beredar di Sosial Media

Seperti dikutip dari laman viva bahwa acara nonton bareng itu juga dihadiri oleh Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur, Inspektur Jenderal Polisi Machfud Arifin, Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Arif Rahman dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Sunarta. Pejabat dari institusi terkait dan masyarakat.

 

Film 22 Menit
Film 22 Menit

Film tersebut menggambarkan kesigapan aparat Kepolisian dan keberanian masyarakat dalam menghadapi teror, saat bom meledak.

Film ini dibintangi oleh Ario Bayu yang berperan sebagai Ardi, anggota Detasemen Khusus Antiteror Polri yang mempertaruhkan nyawa saat menangani teror Bom Thamrin itu. Dibantu tim dan seorang polisi lalu lintas bernama Firman, pelaku teror berhasil ditangkap dan situasi kawasan bom meledak berhasil dikendalikan dalam waktu 22 menit.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, bahwa film 22 Menit jadi inspirasi bagi semua pihak dalam memerangi terorisme.

“Ini jadi inspirasi bagi kita semua dalam menangani tindakan teroris. Di sini (ikut nobar) ada Pak Pangdam, Pak Kajati, Pak Ketua PT (Pengadilan Tinggi), dan Pak Gubernur diwakili. Harapannya berempati, tuntutannya berat, hukumannya maksimal,” katanya.

 

Film 22 Menit
Film 22 Menit

 

Untuk masyarakat umum, lanjut Machfud, film 22 Menit bisa jadi medium untuk memahami betul apa itu terorisme. Oleh karena itu, ia berharap agar masyarakat sadar akan bahaya terorisme dan dampaknya serta tumbuh kepekaan untuk memeranginya.

“Terorisme musuh kita bersama, harus kita lawan bersama. Kira-kira begitu,” ucapnya.

 


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *