Intropeksi Diri, Hal Ini yang Membuat Anda Tidak Punya Banyak Teman

Coba anda intropeksi diri, kenapa selama bergaul dengan teman sebaya. Anda selalu merasa terasingkan dengan teman-teman. Oleh karena itu, jika tidak ingin merasakan seperti hal tersebut.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Intropeksi Diri
Intropeksi Diri

 

Ngenetyuk.com, Infosiana – Mungkin selama ini, anda kurang menyadari kalau sedang bergaul dengan teman. Ya, ada beberapa orang tak disukai atau buruk citranya dalam pergaulan.

Coba anda intropeksi diri, kenapa selama bergaul dengan teman sebaya. Anda selalu merasa terasingkan dengan teman-teman. Oleh karena itu, jika tidak ingin merasakan seperti hal tersebut.

Baca Juga
Artis Senior Ini Bocorkan Rencana Pernikahan Justin Bieber dan Hailey Baldwin
Vicky Shu Melahirkan Bayi Laki-Laki, Intip Wajah Bayinya
Heboh Undangan Pernikahan Panji Trihatmodjo Beredar di Sosial Media

Anda harus perhatikan dan hindari melakukan hal-hal seperti ini seperti dikutip dari Indetendent.co.uk.

Membahas hal yang terlalu pribadi

Sahabat memang tempatnya curhat, tapi jangan gemar mengumbar hal yang terlalu personal di awal hubungan pertemanan. Studi yang dilakukan Susan Sprecher dari Illinois State University menyarankan untuk berbagi hal sederhana terlebih dahulu seperti hobi atau kenangan masa kecil.

 

Intropeksi Diri
Intropeksi Diri

Selalu bilang ya

Anda mungkin berpikir bisa memenangkan hati banyak orang dengan selalu berbuat baik tanpa pernah berkata tidak. Faktanya, studi oleh Washington State University pada 2010 menunjukkan, mereka yang bersikap begitu dianggap tidak punya pendirian atau menyimpan motif khusus.

Keseringan unggah foto

Studi ilmiah mengungkap, rata-rata orang tak terlalu respek pada pengguna media sosial yang mengunggah foto pribadi dengan jumlah berlebihan. Walaupun berbagi adalah hal positif, jangan sampai sesuatu yang Anda unggah melukai perasaan orang lain atau terkesan pamer.

Terlalu merendah

Rendah hati adalah hal yang baik, tapi terlalu merendah dengan menjelekkan diri sendiri justru tak dianjurkan. Sebab, mereka yang melakukan self-criticism berlebihan terkesan tidak menghargai diri sendiri dan terlalu fokus pada kelemahan.

 

Intropkesi Diri

Grogi dan berkeringat

Studi oleh Monell Chemical Senses Center pada 2013 menunjukkan bahwa setiap orang suka menilai mana pribadi yang kompeten, percaya diri, dan terpercaya dari bau keringat. Orang yang tercium mengeluarkan ‘keringat grogi’ cenderung dicap kurang positif, jadi ada baiknya Anda selalu menggunakan deodoran saat berjumpa orang lain.

Tidak terbuka

Tak ada gunanya menyembunyikan emosi atau tidak mengutarakan pendapat yang sebenarnya dalam percakapan. Ini malah bisa jadi pencetus yang membuat Anda dianggap pribadi ‘palsu’ yang tidak bersikap natural.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *