Jawa Barat Siaga Bencana, Berikut Daftar Wilayah Rawan Banjir dan Tanah Longsor

Jawa Barat Siaga Bencana, Berikut Daftar Wilayah Rawan Banjir dan Longsor. Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dicky Saromi mengatakan dengan adanya SK ini masyarakat diminta untuk turut serta bersama-sama melakukan pengurangan risiko bencana, baik pada daerah-daerah yang rawan longsor maupun rawan banjir.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Tanah Longsor
Tanah Longsor

Ngenetyuk.com, Infosiana – Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengeluarkan siaga darurat banjir dan tanah longsor mulai 1 November 2018 sampai 31 Mei 2019. Hal ini tercantum dalam SK Gubernur Jawa Barat Nomor: 362/Kep.1211-BPBD/2018.

Seperti dilansir dari laman Kabar24dotcom, Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dicky Saromi mengatakan dengan adanya SK ini masyarakat diminta untuk turut serta bersama-sama melakukan pengurangan risiko bencana, baik pada daerah-daerah yang rawan longsor maupun rawan banjir.

“Terutama bilamana ada anomali cuaca atau ketidakwajaran pada kondisi cuaca atau mungkin juga pada kondisi wilayahnya untuk segera mengevakuasi secara dini,” kata Dicky, Kamis (15/11/2018).

Dicky menambahkan bahwa saat ini semua wilayah Jawa Barat dalam posisi siaga darurat banjir dan longsor. Namun, apabila dipetakan untuk daerah yang memiliki potensi banjir berada di wilayah utara dan tengah Jawa Barat.

“Untuk banjir itu utara dan tengah. Kalaulah sekarang kejadian di tengah, itu karena memang curah hujannya yang di utara itu masih belum begitu tinggi. Inilah hendaknya yang menjadi perhatian kita semua di daerah utara,” ucap Dicky.

Wilayah Jawa Barat yang berpotensi tinggi bencana banjir terletak pada bagian utara dan tengah Provinsi Jawa Barat, yaitu:

Kab. Cianjur
Kab. Bandung
Kab. Kuningan
Kab. Cirebon
Kab. Majalengka
Kab. Sumedang
Kab. Indramayu
Kab. Subang
Kab. Purwakarta
Kab. Karawang
Kab. Bekasi
Kota Bandung
Kota Cirebon.

Sementara untuk daerah potensi longsor, Dicky menuturkan ada di wilayah tengah dan selatan Jawa Barat. Hanya Kab. Indramayu, Kab. Bekasi, Kota Bogor, Kota Cirebon, dan Kota Cimahi yang tingkat kerentanan gerakan tanahnya sedang.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *