Kominfo Klarifikasi Kabar Tutup 10 Games Online di Indonesia

PUBG Mobile, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction,


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

Ngenetyuk.com, Tekno – Beberapa pekan lalu tersebar kabar jika Kementerian Komunikasi Informasi (Kominfo) akan menutup beberapa games online di Indonesia.

Kabar tersebut langsung dibantah oleh Ferdinandus Setu selaku Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi Informasi (Kominfo) mengatakan bahwa kabar tersebut adalah hoax atau bohong.

Baca Juga
Pagi Ini, Nias Barat Diguncang Gempa 5,9 SR
Hindari Motor Mogok Disaat Musim Hujan, Periksalah Bagian Mesin dan Part Ini
Hindari Benda Ini Jika Memberi Hadiah Untuk Kekasih

“Kementerian Kominfo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar atau hoaks,” ujar Setu dalam keterangan resminya, Kamis 10 Januari 2019.

Kabar yang beredar di masyarakat bahwa Kominfo akan menutup 10 games online pada 31 Januari 2019 antara lain PUBG Mobile, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Mobile Legends, Arena of Valor, Point Blank Online, dan Grand Theft Auto V.

“Sebelumnya pada tahun 2015 dan 2016 juga pernah beredar informasi yang hampir sama dengan mengaitkan informasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kominfo,” kata dia.

Menurut Setu, Kemkominfo akan memberikan perlindungan terhadap masyarakat dalam penggunaan produk permainan interaktif elektronik.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo mengembangkan klasifikasi membagi ketentuan penggunaan berdasarkan kategori konten dan kelompok usia pengguna.

Pembagian kelompok usia terdiri dari lima kelompok, yaitu kelompok usia 3 tahun atau lebih; kelompok usia 7 tahun atau lebih; kelompok usia 13 tahun atau lebih; kelompok usia 18 tahun atau lebih dan kelompok semua usia.

“Konten yang berkaitan dengan kekerasan hanya diperbolehkan untuk permainan elektronik untuk kategori usia 13 tahun ke atas dengan batasan tertentu. Di bawah 13 tahun tidak diperbolehkan adanya aksi atau tindakan kekerasan,” tulis Setu.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *