Malioboro Night Coffee Festival Bagikan Kopi Gratis

kopi telah disiapkan untuk memeriahkan acara Malioboro Night Coffee Festival sebagai bagian dari rangkaian Festival Jogja untuk memeriahkan ulang tahun ke-262 Kota Yogyakarta.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Malioboro Night Coffee Festival
Malioboro Night Coffee Festival

 

Ngenetyuk.com, Kuliner – Kurang lebih 1,5 ton kopi telah disiapkan untuk memeriahkan acara Malioboro Night Coffee Festival sebagai bagian dari rangkaian Festival Jogja untuk memeriahkan ulang tahun ke-262 Kota Yogyakarta.

“Jumlah kopi yang kami siapkan tahun ini jauh lebih banyak dibanding kegiatan yang sama tahun lalu, dengan 900 kilogram kopi,” kata Ketua Panitia “Malioboro Night Coffee Festival” Anggi Dito di Yogyakarta, Sabtu (29/9/2018).

Seperti dilansir dari laman Antara, kopi yang disiapkan panitia untuk penyelenggaraan festival kopi tersebut sebanding dengan penambahan jumlah gelas kopi yang akan dibagikan secara gratis ke masyarakat.

Seperti pada tahun lalu, ada 10.000 gelas kopi yang dibagikan, sedangkan pada tahun ini akan ditambah menjadi 26.200 gelas kopi.

“Malioboro Night Coffee Festival| akan digelar pada Selasa, 2 Oktober di sepanjang Jalan Malioboro dan akan diikuti sekitar 50 “tenant” kopi, komunitas seni, budayawan dan musisi di Kota Yogyakarta.

Hal itu dikarenakan guna mengurai antrean warga yang ingin memperoleh kopi gratis, Maka dari itu, nanti akan ada tiga titik penyelenggaraan festival yang bisa diakses warga yaitu di depan Malioboro Mall, di depan Hotel Mutiara 1 dan di depan Hotel Mutiara 2.

Baca Juga
Kuliner Telur Ikan Kakap Bumbu Kuning, Ini Resep Citra Rasa Luar Biasa
Sumba Timur Diguncang Gempa Berskala 5,2 Sampai 6,4 SR
Monyet Dilarang Makan Pisang di Bonbin Melbourne

Meskipun kegiatan utama “Malioboro Night Coffee Festival” baru akan diselenggarakan pada pukul 22.00 WIB, namun sejak pukul 20.00 WIB sudah akan diselenggarakan beberapa kegiatan pembuka acara di antaranya pentas musik orkestra.

“Kegiatan ‘ngopi bareng’ ini akan dimulai pukul 22.00 WIB hingga 07.00 WIB, ditutup dengan sarapan bareng. Menunya soto,” kata Anggi.

Seperti acara tahun lalu bahwa kegiatan festival kopi yang diselenggarakan untuk tahun ke dua diperkirakan juga akan dipadati pecinta kopi. “Saya perkirakan bisa sampai puluhan ribu orang apalagi penikmat kopi terus bertambah. Tahun lalu, puncak kepadatan saat festival kopi terjadi sekitar pukul 01.00 WIB,” katanya.

Tak hanya itu, Anggi juga telah mempersiapkan beberapa persedian kopi bahkan peserta menambah stok secara swadaya untuk memenuhi permintaan masyarakat yang datang.

Seperti tahun sebelumnya, komunitas kopi yang akan memeriahkan kegiatan tidak hanya berasal dari Kota Yogyakarta tetapi juga dari berbagai wilayah lain di DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat hingga Sumatera dengan menampilkan kopi khas dari daerah masing-masing.

“Misalnya saja jenis kopi Liberika dari Wonosobo, ada juga kopi Lanang dari Temanggung, serta tidak ketinggalan kopi Merapi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Anggi juga memaparkan bahwa komunitas kopi tidak hanya akan menyajikan kopi “single origin” tetapi juga ada sajian kolaborasi berupa kopi susu tarik. Selama pelaksanaan Malioboro Night Coffee Festival, Jalan Malioboro tidak akan ditutup sehingga tetap bisa dilalui kendaraan. Semoga acara tersebut bisa menjadi daya tarik turis dalam negeri maupun luar negeri.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *