Negara Ini Menyarankan Warganya Rutin Berhubungan Intim, Ini Alasannya

Negara negera tersebut juga menggunakan sejumlah strategi untuk mendorong hal itu, mulai dari hal-hal yang sangat eksplisit hingga benar-benar aneh.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Pasangan Romantis
Pasangan Romantis

 

Ngenetyuk.com, Infosiana – Sebagian negara ada yang mendukung dan menyarankan agar warganya rajin berhubungan intim. Hal itu dikarenakan agar menghasilkan banyak keturunan.

Negara negera tersebut juga menggunakan sejumlah strategi untuk mendorong hal itu, mulai dari hal-hal yang sangat eksplisit hingga benar-benar aneh.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ada negara yang mendorong agar warganya rajin berhubungan seks.

1. Jepang
Negara jepang ternyata negara yang memiliki penuruan angka kelahiran yang paling tajam di asia. Setengah masyarakat dari negara berjuluk matahari terbit ini dilaporkan malas untuk melakukan aktivitas seksual. Masyarakat yang sudah menikah mengakui bahwa aktivitas bekerja membuatnya lelah untuk melakukan itu semua.

Hal yang lebih mengkhawatirkan lagi terjadi pada masyarakat yang masih muda yang masuk usia sekiat 25-30 an. Pemuda dan pemudi jepang dilansir dari Daily mail, sangat enggan untuk menikah. Biaya hidup yang mahal dan sulitnya mendapatkan pekerjaan banyak pemuda dan pemudi di jepang lebih memilih fokus bekerja untuk menghasilkan uang.

Baca Juga
Astaga, Terserimpet Astrid Tiar Jatuh Duduk di Panggung SCTV Award 2018
Mobil Toyota Avanza Terbaru Sudah Bisa Dipesan Saat Ini
Museum Sneaker Dipamerkan di Mall

Kenyataan pahit ini membuat pemerintahan jepang ketakutan karena jumlah penduduk jepang kian hari semakin menurun. Hal ini pula mendorong pemerintahan jepang meminta warganya untuk melakukan bercinta sesering mungkin, bahkan pemerintahan jepang pun saat ini telah memberikan subsidi bagi pemasukan tambahan bagi warganya yang ingin menikah.

2. Korea Selatan
Korea merupakan negara kedua di asia yang menghadapi penurunan jumlah penduduk yang cukup signifikan. Angka kesuburan di negara ini hanya 1.25 anak per wanita. Hal inilah yang membuat pemerintahan korsel sangat khawatir. Untuk memecahkan masalah ini, pemerintahan korsel melakukan intensif baik gaji dan waktu bekerja bagi warganya yang sudah menikah untuk menambah anaknya. Pemerintahan korea meminta perusahaan di korea untuk memotong jam kerja hanya sampai jam 7 malam di setiap hari rabu. Hari ini pun diajdikan “hari keluarga” untuk meminta warganya untuk menambah anak.

3. Polandia
Polandia merupakan negara dengan tingkat kelahiran yang sangat rendah di kawasan eropa. Ini membuat pemerintahan polandia semakin gencar untuk melakukan kampanye agar warganya untuk menikah dan memiliki banyak anak.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *