Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Manfaat tidur tanpa busana
Manfaat tidur tanpa busana

 

Ngenetyuk.com, Sehat – Apakah sahabat ngenetyuk menyadari bahwa tidur tanpa busana alias tidur telanjang punya banyak manfaatnya.

Ada beberapa manfaat tidur tanpa busana lantaran anda bisa melakukan gerak bebas saat tertidur pulas. Seperti dikutip dari laman 360nobs dari kompas bahwa tidur tanpa busana memiliki alasan ilmiah

Baca Juga
Daftar Lengkap Atlet Indonesia Meraih Medali di Asian Games 2018
Viral, Atlet Irak Nyanyi Indonesia Raya
Lalu Muhammad Zohri Berpartisipasi Bantu Korban Gempa Lombok

Selain itu, organ tubuh bisa bergerak secara bebas tanpa ada halangan dari pakaian yang melekat pada diri anda saat tidur. Berikut ulasannya.

1. Membantu kehidupan seksual Tak banyak hal yang bisa menggantikan kenikmatan tidur bersama orang yang kita cintai, sambil merasakan kulitnya menempel di tubuh kita. Kontak kulit ke kulit bagi pasangan kekasih membuat tubuh melepas hormon endorfin, semacam oksitosin -yang juga dikenal sebagai hormon pelukan. Keadaan ini akan mendorong kita masuk dalam mood seks yang lebih dalam.

2. Menurunkan berat badan Tubuh memiliki dua jenis lemak, yakni putih dan coklat. Lemak coklat mengumpulkan panas dan bisa membantu pembakaran kalori saat terlelap. Penelitian lain yang dipublikasikan dalam jurnal Trends in Endocrinology and Metabolism menyebutkan, ruang tidur yang lebih dingin mendorong pembakaran kalori lebih besar 30 persen.

3. Kesehatan organ intim Peneliti di Universitas California, Los Angeles mengungkap, tidur malam hanya mengenakan pakaian dalam -misalnya celana dalam ketat, akan memicu munculnya tempat berkembang biaknya bakteri. Di sisi lain, bagi kaum perempuan, tidur telanjang memungkinkan vagina bernafas dan mendapatkan “udara segar”. Kondisi ini pun menghambat munculnya bakteri jahat dan mereduksi kondisi yang tak seimbang di organ intim. Baca juga: Efek Lain dari Kurang Protein Tak Cuma Kualitas Sperma yang Buruk

4. Bagus bagi sperma Sementara bagi kaum pria, tidur telanjang mampu membuat produktivitas sperma bertambah. Hal ini menjadi pilihan baik bagi pasangan yang sedang mendamba-dambakan kehadiran buah hati. Sebuah penelitian di Finlandia mengungkap, ketika udara di sekitar penis menghangat, kualitas sperma pun akan terganggu. Selanjutnya, para peneliti percaya tidur dengan pakaian meningkatkan kemungkinan lecet, iritasi, atau infeksi bakteri di organ intim tersebut.

5. Kualitas tidur Ada sejumlah penelituan yang membuktikan, orang yang lebih nyaman tidur di lokasi yang dingin daripada panas. Ketika suhu tubuh menurun kala kita tertidur, maka level hormon kartisol pun menurun, sementara level melatonin bertambah. Alasan ini pun yang menjawab mengapa ketika kita kepanasan, muncul perasaan gelisah hingga sulit tidur.

Mungkin Anda Kurang Tidur Mengenakan piyami atau pakaian tidur lain sebelum terlelap di bawah selimut tebal akan berimbas pada penurunan suhu tubuh yang natural, hingga kita tak lelap. Namun, tak seharusnya pula terlelap dalam ruang yang terlampau dingin. Terlalu dingin pun membuat kita sulit tidur nyenyak. Meskipun tidak ada suhu yang disebut sempurna untuk tidur yang nyenyak, para ilmuwan menyarankan untuk tidur pada suhu sekitar 25-35 derajat celcius.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *