Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Gunung Soputan foto Antara
Gunung Soputan foto Antara

 

Ngenetyuk.com, Infosiana – Kepala Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (PVMBG), Kasbani mengatakan bahwa Gunung Soputan erupsi.

Kasbani memaparkan Gunung Soputan erupsi sekitar pukul 1.00 Wita. Dengan terjadi erupsi maka pihak PVMBG mengeluarkan peringatan status siaga.

“Kami keluarkan kenaikan statusnya dari level II (waspada) ke level III (siaga) dan barusan meletus jam 08.47 Wita,” ujar Kasbani saat dihubungi awak media Tempo, hari ini, Rabu (3/10/2018).

Baca Juga
Setelah Gempa dan Tsunami, Gunung Soputan Meletus di Sulawesi Utara
Real Madrid Dikalahkan CSKA Moskwa, Berikut Hasil Lengkap Liga Champions
Kecelakaan Mobil, Mantan Juara Dunia Tinju Ini Meninggal Dunia

Selanjutnya, PVMBG merekam aktivitas kegempaan Gunung Soputan teramati mulai meningkat sejak Agustus 2018. Aktivitasnya meningkat tajam mulai 1 Oktober 2018 sehingga statusnya pun dinaikan.

Daerah bahaya ancaman gunung api itu juga diperluas. “Daerah bahayanya kami set di radius 4 kilometer, ditingkatkan sektoral ke arah barat sejauh 6,5 kilometer searah dengan arah bukaan kawah,” kata Kasbani.

Sementara itu, Kasbani juga menjelaskan jika erupsi, status aktivitas Gunung Soputan masih tetap dalam status Siaga.

“Karena ancaman dampaknya masih di dalam areal situ. Kalau nanti ada ekskalasi, ada penambahan ancaman lebih besar, bisa saja kami naikkan menjadi awas (level IV),” ujarnya.

Kasbani menambahkan Gunung Soputan berpotensi menghasilkan erupsi eksplosif berupa letusan abu ke atas, diikuti dengan awan panas. Jarak leleran awan panas tersebut berpotensi menjangkau jarak lebih dari 6 kilometer.

“Kalau ekskalasi erupsi Gunung Soputan makin besar, akan kami tingkatkan status aktivitasnya. Sekarang erupsi eksplosif, tapi belum ada material awan panas,” kata Kasbani.


Like it? Share with your friends!

Adriana