Tendang Pukul Ibu dan Anak, AKBP Yusuf Rusak Citra Polisi

Yusuf kini telah dimutasi dari jabatannya ke perwira menengah di Pelayanan Markas (Yanma) Polda Babel berdasarkan Surat Telegram Kapolda Babel Nomor ST/1786/VII/2018 tertanggal 13 Juli 2018. Jabatannya akan diisi oleh AKBP Steyvanus Saparsono.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
AKBP Yusuf
AKBP Yusuf

Ngenetyuk.com, Infosiana – Video kekerasan AKBP Yusuf menjadi sorotan publik sejak Kamis (12/7/2018). Dalam rekaman video amatir tersebut, polisi bernama M Yusuf itu tengah menghakimi seorang ibu dan anak di sebuah mini market. Kekerasan yang dilakukan AKBP M Yusuf itu dilatarbelakangi karena ibu dan anak tersebut diduga mencuri di mini market.

Melihat aksi M Yusuf main hakim sendiri, warga dunia maya langsung mencibir aksi koboi oknum polisi tersebut di jejaring media sosial karena mereka menilai perbuatan polisi itu tidak patut dilakukan oleh seorang penegak hukum apalagi polisi mempunyai selogan “Melindungi dan Melayani Masyarakat”.

Baca Juga
Ahok Dikabarkan Bebas Penjara Agustus 2018
Prihatin, Rumah Juara Dunia Atletik Lalu Muhammad Zohri
3 Pulau di Indonesia Masuk Kategori Terbaik Dunia

Berdasarkan laporan pihak kepolisian yang diterima di Jakarta, Jumat (13/7/2018), terduga pelaku atas nama D, A, dan AR (anak dari D) melakukan tindak pidana pencurian di minimarket Apri Mart yang merupakan milik AKBP Yusuf pada pukul 19.00 WIB, Kamis (12/7/2018).

Modus pencurian yang dilakukan oleh pelaku adalah mengambil barang-barang yang ada di minimarket berupa dua kotak susu Chil Kid, satu kotak susu BMT, empat bungkus mie gelas, satu kotak susu cair Frisian Flag, satu botol susu Hilo, dan satu buah selendang hijau biru dengan motif bunga-bunga. Barang-barang yang dicuri oleh pelaku senilai Rp600 ribu.

Dalam rekaman video amatir tersebut, AKBP Yusuf bersama karyawan toko menangkap tangan komplotan pelaku. Setelah itu, oknum polisi yang bertindak seperti koboi langsung mengintrogasi serta melakukan aksi main hakim sendiri seperti menendang dan memukul dengan tangan serta sandal dan gagang keranjang di tempat kejadian di Kota Pangkalpinang Kepulauan Bangka Belitung.


Like it? Share with your friends!

Adriana

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *