Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Kanker Faktor Obesitas
Kanker Faktor Obesitas

 

Ngenetyuk.com, SehatObesitas atau kegemukan berat badan rupanya menjadi faktor penyakit kanker pada wanita. Hal itu telah dilakukan penelitian terbaru di Inggris.

Obesitas mengambil alih posisi rokok yang selama ini menjadi penyebab penyakit kanker paling banyak untuk wanita.

Seperti dikutip Ngenetyuk dari laman CNN, Studi dari Cancer Research UK ini memperkirakan sebanyak 23 ribu warga Inggris akan menderita kanker terkait obesitas pada 2035. Jumlah ini lebih banyak 2 ribu dibanding kanker yang disebabkan oleh rokok.

Baca Juga
Rokok Bakal Dilarang di Inggris
Daftar Pemenang AMI Awards 2018
Festival Karimun Jawa Suguhkan Kesenian dan Kebudayaan

Diperkirakan pada tahun 2043, obesitas akan menjadi penyebab utama kanker pada wanita jika tren ini terus berlanjut. Berdasarkan British Journal of Cancer, merokok saat ini terkait dengan 12,4 persen kanker pada wanita di Inggris. Sedangkan 7,5 persen kanker terjadi akibat obesitas.

Gap ini jauh berbeda jika dibandingkan pada pria. Pasalnya, jumlah pria perokok lebih banyak dari wanita perokok di Inggris.

Pada pria, sebanyak 17,7 persen kanker disebabkan oleh merokok dan sekitar 5,2 persen terkait kelebihan berat badan. Namun, melihat tren jumlah perokok yang menurun di Inggris, angka ini dapat berubah seperti yang terjadi pada wanita. Perkiraan ini didapat setelah Cancer Research UK menganalisa data kanker antara 1979 hingga 2014.

“Obesitas merupakan masalah kesehatan masyarakat yang besar saat ini, dan ini akan semakin buruk jika tidak ditangani,” kata ahli pencegahan dari Cancer Research UK Linda Bauld, seperti diberitakan CNN.

Sementar itu, menurut Bauld, kampanye besar-besaran pemerintah Inggris menghentikan rokok mulai dari meningkatkan pajak, menghilangkan iklan pemasaran rokok, dan melarang rokok di ruang publik membuahkan hasil. Namun, dia melihat belum ada gerakan untuk mencegah obesitas.

Sejauh ini, lebih dari seperempat populasi Inggris mengalami kelebihan berat badan. Jumlah ini paling banyak di antara negara negara di benua Eropa lainnya.


Like it? Share with your friends!

Adriana