Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Ilustrasi perang dagang As vs Cina. (ist)

Ngenetyuk.com – Ekonomi. Perang dagang yang cukup serius antara Cina dan Amerika Serikat, perlahan namun pasti punya dampak juga terhadap warga Amerika Serikat. Ya, lantaran seriusnya pola perang dagang,  warga Amerika Serikat jadi kehilangan selera terhadap ayam dan makan lebih banyak daging sapi atau daging babi.

Bisa ditebak hal ini terjadi  setelah perang dagang mengurangi ekspor daging babi AS ke Cina dan Meksiko. Pengurangan ekspor ini membuat daging dan iga menjadi lebih murah di AS.

Penghentian ekspor daging babi dan sapi AS berkontribusi pada perubahan diet dengan meningkatnya pasokan daging babi dan daging sapi, seperti dilaporkan dari Reuters, 13 November 2018.

Ilustrasi perang dagang As vs Cina. (ist)

Restoran mulai mempromosikan hamburger daripada ayam, sementara toko kelontong memiliki stok daging babi yang melimpah.

Bill Roenigk, seorang ekonom pertanian dan konsultan untuk Asosiasi Ayam Nasional mengatakan sektor ayam umumnya akan kehilangan pendapatan atau stagnan pada kuartal keempat 2018.

Produsen ayam yang merugi karena meningkatnya konsumsi daging babi adalah efek perang dagang Trump, yang juga mengurangi pengiriman kedelai dan sorgum ke Cina.

“Dengan semua daging babi di pasar,” kata Roenigk, “jumlah yang melimpah telah mempengaruhi permintaan konsumen untuk ayam.”


Like it? Share with your friends!

Gadi 212

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *