Heboh Keranda Terbang Bikin Sawangan Resah

Keresahan tengah dirasakan oleh warga RT 01/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok. Hal ini terjadi karena isu yang telah menyebar tentang keranda mayat terbang setiap malam.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Ilustrasi keranda terbang

NgenetYuk! Infosiana – Keresahan te

ngah dirasakan oleh warga RT 01/04 Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Depok. Hal ini terjadi karena isu yang telah menyebar tentang keranda mayat terbang setiap malam.

Beberapa warga mengaku pernah melihat keranda mengambang berjalan sendiri saat dini h

ari. Padahal, masih menutur pengakuan warga, tidak ada satupun warga yang meninggal dengan cara tidak wajar.

ilustrasi keranda

Seperti dilansir Merdeka, seorang warga bernama Wanda mengatakan, anaknya melihat peristiwa itu ketika malam hari. Anak itu melihat keranda terbang setelah pulang bermain marawis.

“Pas di jalan, dekat rumah ia melihat keranda yang sedang berjalan kesorot oleh lampu motornya. Anak saya langsung kabur dan sampai di rumah ia nangis-nangis,” kata Wanda, di Sawangan, Selasa (16/8).

Penasaran mendengar cerita anaknya, suami Wanda keluar rumah untuk memastikan hal tersebut. Suaminya dan beberapa orang warga kemudian mencari keranda tersebut. Ternyata suami Wanda pun juga melihat keranda terbang tersebut.

Ilustrasi keranda

“Bapak sempat melihat juga namun sepotong karena keranda itu berbelok ke jalan lain, jadi yang terlihat sepotong dengan posisi nampak berjalan dan seperti lagi digotong,” imbuh Wanda.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, tak hanya anak dan suaminya, beberapa orang warga juga pernah melihat keranda terbang di tengah malam. Awalnya, kata Wanda, keranda terbang dilihat oleh tukang sayur yang hendak pergi ke pasar.

“Saat itu dia (tukang sayur) mau ke pasar sekitar jam 2 pagi. Lihatnya di samping musala, dia pikir tukang bakso, tahu-tahu keranda yang jalan,” tutupnya.

Kabar sumir keranda mayat terbang tersebut kini pun membuat warga sekitar resah. Namun, hingga kini masih belum diketahui penyebabnya.

Salah satu tokoh agama di daerah tersebut, Ustaz H Rahmat Mulyadi mengatakan telah mendengar informasi tersebut.

Ilustrasi keranda

Ia mendengar informasi keranda terbang tersebut terbuat dari kayu dan masyarakat melihat di waktu yang berbeda.

“Kami minta kepada masyarakat agar tidak resah terhadap informasi itu. Tetap konsentrasi jaga keamanan lingkungan, jangan sampai informasi tersebut dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Karena kami dengar saat malam tiba di sana sudah sepi, padahal baru pukul 9 malam,” katanya di lokasi, Minggu 14 Agustus 2016 lalu.

Warga juga diimbau meningkatkan siskamling. “Khawatir ada orang yang sengaja memanfaatkan. Jangan terlalu dipercayai, memang belum sampai ke musyrik. Namun yang terpenting perkuat keimanan kita,” kata Rahmat mengomentari heboh keranda terbang.


Like it? Share with your friends!

Gadi 212

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *