PAMOYANAN, BUKIT DI ATAS AWAN

Lantaran masih relatif anyar untuk sebuah lokasi wisata, kendala yang ada adalah pada masalah parkir dan akses yang belum sempurna.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

Ngentyuk.com – Travel. Kawasan Subang, Jawa Barat, kini punya tempat wisata yang bakal jadi primadna baru di daerah itu. Ya, berlokasi di pedesaan Subang Selatan, destinasi wisata baru bernama Pamoyanan. Lokasi wisata alam ini berada tepat di kaki Gunung Canggah, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Tanjungsiang, Subang, Jawa Barat. Terletak di kaki Gunung Canggah berdampingan dengan Curug Cileat. “Pamoyanan itu diambil dari istilah Sunda, di mana dikenal sebagai tempat berjemur di pagi hari,” ungkap Abach Ucha Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di desa tersebut.

Pamoyanan saat ini belum menjadi objek wisata yang komersial padahal cukup potensial. Di mana saat ini sudah digandrungi wisatawan lokal daerah sekitar bahkan dari Ibukota Jakarta dan Bandung.

Keindahan bukit Pamoyanan karena pamandangan alamnya yang begitu indah. Dari atas bukit, terlihat lautan awam di bawahnya. Tak heran bila ada yang menjuluki bila Pamoyanan bagai bukit di atas awan. Wisatawan yang datang tertarik dengan keindahan alam di pagi hari berjemur dan sore hari melihat sunset atau terbenamnya sang matahari. Dan kebanyakan anak muda untuk bercamping membawa perlengkapan tenda masing-masing. Karena letak di atas bukit yang terbuka luas menatap langit.

Lantaran masih relatif anyar untuk sebuah lokasi wisata, kendala yang ada adalah pada masalah parkir dan akses yang belum sempurna. Pengelola juga harus lebih rapid an serius lagi menata warung jajanan bahkan berkeinginan nambah arena bermain anak-anak.

Sebagai bagian dari pengelola Pamoyanan, Abach Ucha yang inten mendukung generasi muda karang taruna untuk berkarya. Menata wilayah potensial di daerahnya. Karena dari pada anak muda tidak jelas kegiatan tapi berkarya dan berpenghasilan sehingga menambah motivasi untuk mandiri dalam berkarya. Harapan paling utama adanya investor yang bukan untuk merusak potensi alam dan melupakan bahkan mengabaikan warga sekitar untuk keuntungannya, melainkan ada semacam CSR atau ada suntikan dana pengembangan yang memberdayakan penduduk sekitar.

 


Like it? Share with your friends!

Gadi 212

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *