Perang Dunia 3 Bukan Bualan?

Dalam sebuah artikel berjudul 'Taruhan Tinggi di Suriah', tabloid milik swasta Rusia yang dikritik karena konten sensasionalnya itu memperingatkan bahwa Perang Dunia ketiga bisa pecah.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Ilustrasi Bom Nuklir, perang dunia ketiga? (twiter)

NgenetY

uk! Dunia – Prediksi Mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev yang menyebut dunia saat ini dalam titik berbahaya, lantaran dipicu permusuhan Rusia dan Amerika Serikat dalam perang di Suriah kian menjadi kenyataan.

Seperti diungkapkan tabloid populer negara komunis, Moskovsky Komsomolets, yang bertiras satu juta per hari, memuat artikel yang mengulas tentang permusuhan di Suriah yang bisa memicu “konfrontasi militer langsung” antar-bangsa dari skala yang sama dengan Krisis Misil Kuba 1962. Peringatan ini datang setelah petinggi militer Amerika Serikat mengumumkan terkait tiga faktor utama yang akan menarik mereka ke dalam Perang Dunia III.

Dalam sebuah artikel berjudul “Taruhan Tinggi di Suriah”, tabloid milik swasta yang dikritik karena konten sensasionalnya itu memperingatkan bahwa Perang Dunia III bisa pecah.

Isu perang dunia ketiga mulai dibicarakan.

Situasi kritis memang melulu lantaran hubungan antara Rusia dan Amerika yang akhir-akhir ini terus memburuk menyusul serangkaian peristiwa yang keduanya selalu berbeda posisi, termasuk masalah Crimea, Ukraina, Yaman, dan Suriah. Bahkan untuk kasus Suriah, baru-baru ini Putin pernah mengatakan akan menembak jatuh jet tempur Amerika jika mencoba melancarkan serangan udara ke posisi militer Suriah.

Situasi kian dibuat runyam dengan kabar bila Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan semua pejabatnya memulangkan anggota keluarga yang saat ini berada di luar negeri. Perintah ini dipicu ketegangan antara Rusia dan negara-negara Barat yang semakin panas sehingga berpotensi pecahnya perang global.

Kabarnya, peringatan ini muncul setelah Putin membatalkan rencananya berkunjung ke Prancis untuk meresmikan pusat spiritual di Gereja Ortodoks Rusia di dekat Menara Eiffel. Putin marah setelah Presiden Prancis Francois Hollande mengatakan pasukan Suriah melakukan kejahatan perang di Aleppo dengan dukungan pasukan udara Rusia.

Belum ada penjelasan resmi tentang alasan Putin memerintahkan warga Rusia di luar negeri pulang. Namun, menurut analis politik Rusia, Stanislav Belkovsky, perintah itu bermakna sebagai langkah untuk persiapan perang besar. “Ini semua sebagai langkah mempersiapkan para elite untuk perang besar,” kata Belkovsky kepada Daily Star.


Like it? Share with your friends!

Gadi 212

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *