Uji Nyali Intens Diprotes Keluarga Korban Perampokan

Tak disangka-sangka salah satu tempat yang dianggap menyeramkan adalah sebuah rumah kawasan Pulomas, Jakarta Timur yang pada Desember 2016 lalu menjadi TKP perampokan dan pembunuhan yang menewaskan enam orang.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Inilah rumah keluarga alm Dodi yang menjadi TKP perampokan, yang dijadikan lokasi Uji Nyali Intens. (istimewa)

Ngenetyuk.com – Hiburan. Demi mengejar ratting televisi, mata acara di sebuah stasiun sekali menggarap acara dengan ide kreatif yang penuh sensasi. Baru-baru ini menjadi tempat tantangan uji nyali oleh program acara “Intens” RCTI. “Tantangan di malam Jumat @intensindigo.

Tak disangka-sangka salah satu tempat yang dianggap menyeramkan adalah sebuah rumah kawasan Pulomas, Jakarta Timur yang pada Desember 2016 lalu menjadi TKP perampokan dan pembunuhan yang menewaskan enam orang.

Tantangan uji nyali ini untuk melihat dan merasakan apa yg terjadi di rmh almarhum pak Dodi korban perampokan dan pembunuhan sadis yg mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia? #pembunuhuan #perampokan #sadis #rcti,” tulis seorang netizen yang diduga adalah Barbie Kumalasari.

Dipilihnya rumah tragedi Pulomas menjadi tempat uji nyali membuat salah satu korban selamat, Zanette Kalila, putri mendiang Dodi Triono angkat suara. Melalui Instagramnya, ia mencurahkan isi hati tentang seluruh kenangan yang ia rasakan terhadap rumah itu.

“Rumah ini bukan tempat yang menyeramkan seperti kalian saksikan dan bukan tempat ‘rekreasi’ yang kalian bisa kunjungi setiap saat, tempat ini merupakan di mana saya mendapatkan rasa nyaman dan kehangatan yang tidak pernah ada habisnya,” tulis Anet. “Saya hanya ingin teman2 tahu, bahwa keluarga saya berpulang ke pangkuan Allah dengan tenang,” sambungnya.

 

“Dan saya yakin, mereka tidak ingin menjadi kenangan yang menakutkan, melainkan kenangan indah yang didoakan,” lanjut Anet. “Jadi, mohon sekiranya teman2 untuk tidak berprasangka buruk terhadap rumah tersebut dan tidak mempercayai berita2 hoac yang tersebar di internet untuk menghargai mendiang keluarga saya. Terima kasih. Salam, Anet dan keluarga.”


Like it? Share with your friends!

Gadi 212

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *