Cinta Laura Kiehl, Nycta Gina, Aziz Gagap Dalam Desain Industri Hiburan Tanah Air

Selalu saja ada selebritis yang meretas popularitas dengan cara berbeda dari kebanyakan yang ada.Cinta Laura Kiehl, Nycta Gina dan Aziz Gagap, punya cara sendiri untuk bertahan di karir keartisan yang saat ini sedang dijalani.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

1.Cinta Laura Kiehl

Cinta Laura Kiehl kent al dengan dialek kebarat-baratannya (sumber : instagram)
Cinta Laura Kiehl kental dengan dialek kebarat-baratannya (sumber : instagram)

NgenetYuk! Hiburan – Cinta Laura Kiehl. Gadis ini sekarang baru berumur 22 tahun, tapi kalau bicara karirnya, boleh jadi tak sedini usianya. Sejak meleburkan diri ke dalam ranah hiburan tanah air dua tahun silam, bayangkan saja cinta sudah merilis tujuh album dan single lagu. Bermain di dua film layar lebar, tujuh produksi sinematografi dan hampir puluhan iklan baik TV, radio maupun media cetak.

Sejumlah penghargaan pun menghinggapi Cinta, kendati belum tiga tahun ini menjejakan kakinya di panggung entertainmen nusantara. Dua di antaranya, ia mendapat penghargaan SCTV Awards katagori artis ngetop dan satu lagi meraih double platinum untuk album perdananya bertitel “cinta laura”. Pencapaian prestasi cinta ini patut dicatat secara khusus, namun patut pula dicermati sisi berbeda dari pencapaian itu.

Terlahir di sebuah kota di Distrik Osnabrück, Niedersachsen, Jerman. Cinta kemudian datang ke Indonesia, tanah kelahiran ibundanya Herdiana yang disunting oleh pria asal negeri diesel itu, Michael Kiehl. Kedatangan Cinta sekaligus juga sebagai awal karirnya di sini. Menariknya, Cinta datang dengan logat dan dialek kebarat-baratan yang boleh jadi, itulah modal utama kesuksesannya di panggung hiburan nusantara.

2.Nycta Gina

Nycta Gina
Nycta Gina ketika menjadi tokoh Jeng Kelin (sumber : flickr.com)

Tak terlalu berbeda dengan Cinta. Nycta Gina atau si “jeng kelin” ini, juga belum genap tiga tahun meretas karir di jagad hiburan, namun catatan karirnya tak sependek usia karirnya. Belasan sinetron dan acara lain sudah dibintangi. Iklan pun tak sedikit menghampiri wanita berusia 31 tahun ini. Muncul di ranah hiburan dengan gaya bicara tak lazim serta ditingkahi gaya yang tak lazim juga, boleh jadi itulah modal dasar Gina dapat duduk di singgasana kesuksesan karirnya.

3.Azis Gagap

Azis Gagap
Azis Gagap andalkan suara gagap untuk mempertahankan karirnya (sumber : kampunglucu.com)

Satu lagi adalah komedian Azis Gagap. Data mencatat pria bernama lengkap Muhammad Azis ini mengawali karir melawak melalui panggung lenong dari satu kelurahan ke kelurahan lain. Selanjutnya, pada tahun 1999 ia mulai bekerja dengan Bagito dalam acara “Paviliun 21” di TVRI. Azis dengan melawak bersama Bagito berkenalan dengan Patrio. Sejak tahun 2008 karir Azis mulai menanjak dengan melawak dalam Opera Van Java bersama Parto, Sule, Andre Taulany, dan Nunung. Azis juga berencana merambah dunia menyanyi dengan mengeluarkan album. Pria yang sebenarnya mulai meretas karir sejak tahun 1991 ini, boleh jadi mengandalkan gaya bicara terbata-batanya demi meraup pundi-pundi uang dari jagad hiburan televisi.

4.Rupert Murdoch, News Corporation Chairman and CEO

Rupert Murdoch, News Corporation Chairman and CEO
News Corporation Chairman and CEO Rupert Murdoch testifies on Capitol Hill (sumber : thenation.com)

Seperti halnya “keanehan” tiga pesohor ini, saya jadi teringat dengan kutipan dari seorang Rupert Murdoch yang pernah menyatakan “tahun berikut, akan diputar sampah yang sama”. Ya, persis sekali bahwa kutipan boss media yang tak ada duanya itu, mengulang kembali trend-trend public figure yang pernah ada dan sempat menghilang. Seperti karakter cinta, jeng kelin dan azis gagap memang sempat “diada-adakan” oleh penyelenggara TV sebelum saat ini ada.

5.Yayan Ruhian

Yayan Ruhian
Totalitas akting bintang laga Yayan Ruhian

TV seakan membiarkan mereka begitu saja karena masyarakat penonton memang menyukainya. Namun saya jadi “miris” seolah kita memberi uang recehan kepada para pengemis yang berpura-pura lumpuh di perempatan jalan, kita pun memberi setangkup rezeki kepada mereka. Apa begini cara meretas karir dalam jagad pertelevisian? Rasanya tidak bukan. Masih banyak artis “normal” yang berkarya dengan kematangannya, masih terlalu banyak artis tak menjual “diri” dalam kepura-puraan nisbi.

Oke ini entertainment bung! Toh di negeri kiblat program-program TV, paman Sam sana, bahkan lebih “parah” penokohan karakter di TV. Kita mungkin masih mengacuh pada tata nilai yang ada di sini. Tetapi kalau saya melihat cinta bicara di TV, kuping kok rasanya seperti menonton telenovela. Kalau menyaksikan si jeng kelin, kuping kok seperti mendengar dongeng yang dituturkan oleh pendongeng dan menyaksikan azis gagap saya jadi teringat lawak-lawakan di tahun 1980-an.

Beberapa artikel coba saya telusuri menyangkut figure ketiga artis ini. Benang merahnya memang dapat tapi belum mencapai resume. Bahwa cinta kemudian disebut ras kaukasia (sama seperti kebanyakan artis lain yang juga ras kaukasia), gaya bicara cinta memang tak sama dengan shandy aulia yang sempat kebakaran jenggot begitu cinta hadir di ranah hiburan tanah air.

6.Shandy Aulia

Shandy Aulia
Sama dengan Cinta Laura, Shandy Aulia juga memiliki ras kaukasia (sumber : instagram)

Saya tak tahu persis apakah dialek cinta yang bule itu dapat hilang seiring cinta terus berkarir di dunianya? Sebagian orang bahkan ada yang mengatakan kalau dialek seperti cinta itu “inlander complex”. Sementara saya berpikir, saya akan menyaksikan acara si jeng kelin dan azis gagap dulu deh. Kalau cinta memang sudah sering saya saksikan baik saat bernyanyi atau di wawancarai infotainment. Siapa tahu saya mendapat inspirasi untuk menambah tulisan ini.


Like it? Share with your friends!

alamsyah

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *