Kurniawan Dwi Yulianto Calonkan Diri Jadi Ketua Umum PSSI

Kurniawan Dwi Yulianto, mantan penyerang Timnas Indonesia resmi mencalonkan diri sebagai ketua umum PSSI periode 2016-2020. Jika terpilih inilah Ketum PSSI termuda sepanjang masa.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Kurniawan Dwi Julianto saat memperkuat Timnas Piala Asia 2000. (cahyosaputra10.blogs

pot)

NgenetYuk! Olahraga – Mantan pemain nasional, Kurniawan Dwi Yulianto dipastikan maju pada bursa colon Ketua Umum PSSI periode 2016-2020. Pria yang akrab dipanggil Kurus ini secara resmi menyerahkan berkas pendaftaran ke Sekretariat Komite Pemilihan PSSI di Kantor DP

P Pepabri, Jakarta, Senin 5 September 2016. Si Kurus menyerahkan berkas pendaftaran didampingi Presiden Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) Ponaryo Astaman.

Mantan pemain Persebaya Surabaya ini bisa dikatakan sebagai bakal calon termuda untuk posisi Ketua Umum PSSI, yang secara

resmi sudah mengajukan diri kepada Komite Pemilihan yang dipimpin Agum Gumelar itu. Majunya pemain berusia 40 ini terbilang sebuah kejutaan.

Bursa Ketum PSSI, selain Kurniawan Dwi Yulianto, Jenderal (Purn) Moeldoko pernah diminta Presiden Jokowi jadi Ketum PSSI. (liputan6)

Bahkan, mantan pemain Sampdoria ini mengaku maju pada pencalonan Ketua Umum PSSI dengan modal tekad yang kuat untuk fokus dalam pembinaan pemain muda, serta tidak ingin ada polemik di internal tubuh federasi sepak bola Indonesia itu.

“Niat saya untuk maju adalah untuk membangun sepak bola Indonesia,” kata Kurniawan seperti dikutip bola.metronews (5/9)

Selain Kurniawan Dwi Yulianto ada beberapa nama yang cukup dikenal di Indonesia. Di antaranya adalah mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Bernhard Limbong, mantan anggota Komite Eksekutif (EXCO) PSSI di era Djohar Arifin Husin, Edy Sofyan, Ketua Umum Badan Sepak Bola Rakyat Indonesia (BASRI) serta Erwin Aksa.

Kurniawan Dwi Julianto bersaing ketat dengan Jenderal (Purn) Moeldoko, Bernhard Limbong, Edy Sofyan dan Erwin Aksa untuk menduduki posisi Ketum PSSI (fourfourtwo)

Mengenal Sosok Kurniawan Dwi Yulianto

Kurniawan Dwi Yulianto merupakan seorang pesepakbola terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Pemain kelahiran Magelang, ini salah satu dari sedikit pemain Indonesia yang sempat bermain di benua biru. Semasa remaja, Kurniawan pernah bermain untuk Sampdoria sebelum kemudian pindah ke FC Luzern di Swiss.

FC Luzern adalah klub profesional pertama dari pemain kelahiran 13 Juli 1976 ini. Kurniawan mencetak gol perdananya bagi tim saat FC Luzern melakoni laga derbi menghadapi FC Basel. Golnya dicetak melalui sundulan dan membantu Luzern menang 2-1 atas Basel.

Setelah kembali ke tanah air, sang striker mencoba peruntungannya di beberapa klub Indonesia. Yang paling berkesan ketika Kurniawan bermain untuk PSM Makassar. Kurniawan sukses mengantarkan PSM Makassar menjuarai Liga Indonesia tahun 2000, lalu menjadi juara Ho Chi Minh City Cup di Vietnam setahun kemudian.

Klub-klub lain yang pernah dibela striker ini adalah PSPS Pekanbaru, PS Pelita Bakrie, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSS Sleman, Persitara Jakarta Utara, Persisam Samarinda, Persela Lamongan, PSMS Medan, Tangerang Wolves FC, PPSM Magelang, serta Peripon Pontianak.

Kurniawan Dwi Yulianto saat beraksi di lapangan hijau. (sidomi.com)

Kurniawan juga pernah merumput di liga Malaysia bersama Sarawak FC, namun dianggap gagal karena tidak mampu memberikan kontribusi yang diharapkan. Karirnya juga sempat merosot karena mengonsumsi narkoba. Namun dirinya berhasil bangkit dan kembali memperoleh karir suksesnya sebagai pesepakbola.

Prestasinya untuk timnas sendiri terbilang cukup gemilang. Bersama Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto berhasil mencetak lebih dari 30 gol bagi timnas Indonesia.

Striker yang licin dan cerdik ini pernah tampil di SEA Games 1995 dan 1997, Pra Piala Dunia, dan dua kali membawa Indonesia menjadi semifinal Piala Tiger (1998 dan 2000). Ia juga tiga kali mengantarkan Indonesia lolos ke putaran Final Piala Asia (1996, 2000, 2004), walaupun namanya dicoret saat skuat Merah Putih bermain di Piala Asia 2004. 

Karier Kurniawan pernah melorot akibat mengonsumsi narkoba pada sekitar akhir 1990-an, namun dia kemudian bangkit dan kembali memperoleh karier sepak bola yang sukses. Saat ini Kurniawan Dwi Julianto adalah pencetak gol terbanyak kedua dalam timnas sepak bola Indonesia dengan 31 gol setelah Bambang Pamungkas (34 gol).

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More From: Olahraga

DON'T MISS