Perkenalkan Kami Menteri Baru Kabinet Kerja Jokowi. Kami Siap Bekerja Untuk Rakyat (Bag 2)

Tiga menteri baru yang masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jokowi ini, memiliki jam terbang tinggi dan keahlian sesuai bidangnya. Siapa saja mereka?


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

NgenetYuk! Infosiana – Setelah sebelumnya NgenetYuk! menampilkan tiga menteri baru dalam jajaran Kabinet Kerja J

okowi, di bagian kedua ini akan ditampilkan kembali tiga menteri baru. Siapa saja ketiga menteri itu? berikut ulasannya yang berhasil dihimpun NgenetYuk! dari berbagai sumber.

Bersama Presiden Jokowi, Ignasius Jonan, Rini Sumarni & Zumi Zola

Budi Karya Sumadi (Menteri Perhubungan)

Terpilihnya Wong Palembang ini sebagai Menteri Perhubungan menggantikan Ignasius Jonan pada reshuffle jilid II Kabinet Kerja Jokowi, memang sudah bisa diprediksi sebelumnya oleh banyak pihak. Bahkan tersiar kabar, antara Budi Karya Sumadi dan Presiden Jokowi sudah ada pembicaraan menyangkut pergantian Jonan. Namun hal itu langsung saja ditepis oleh alumnus SMA Xaverius 1 Palembang angkatan 75 tersebut.

Budi Karya Sumadi lahir di Palembang Sumatera Selatan pada 18 Desember 1956. Sebenarnya diawal kabinet Kerja Joko WIdodo, namanya pernah disebut-sebut akan masuk kabinet sebagai Menteri Perumahan Rakyat. Maklum, ia juga menjadi sosok penting dari revitalisasi taman kota waduk pluit dan waduk Ria-Rio, penyelesaian rusunawa di Marunda, serta proyek Electronic Road Pricing (ERP).

Setelah tidak jadi masuk Kabinet Kerja, ia kemudian mendapat amanah menjadi Dirut Angkasa PUra II yang memiliki tanggung jawab untuk perluasan kawasan Bandara Soekarno Hatta.

Karir & Pekerjaan

Direktur Utama Angkasa Pura II Budi

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo

Direktur Utama PT TIJA (2004-2013)

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2004-2013)

Komisaris PT Philindo (2001-2013)

Direktur Keuangan PT TIJA (2001-2004)

Direktur Keuangan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2001-2004)

Presiden Direktur PT Wisma Jaya Artek (1996-2001)

Direktur Pengembangan PT Jaya Garden Polis (1994-2001)

Direktur Keuangan PT Jaya Real Property Tbk (1994-2001) Direktur Keuangan PT Jaya Land (1994-2001)

Wakil Direktur PT Jaya Land (1992-1994)

General Manager PT Semarang Bukit Jaya Metro (1991-1992),

Manager Marketing Property PT Pembangunan Jaya Ancol (1989-1991)

Staf Dept Real Estate pada Business Development Pembangunan & Property Management PT Pembangunan Jaya (1982-1991)

Asisten Perencana PT Pualam TMR Yogya (1980-1981)

Asisten Dosen Jurusan Arsitek FT UGM (1979-1980)

Ass. Perencana Design Center FT UGM (1979)

Pendidikan

SD Muhamadyah (1969),

SMP Negeri I (1972)

SMA Xaverius (1975)

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Jurusan Arsitektur dan lulus 1981

Prestasi Luar Biasa

Menjadikan kawasan kawasan Bintaro sebagai “Kota Baru” penyangga Jakarta.

Menggantikan

Ignasius Jonan

Sertijab Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia

Eko Putro Sanjoyo (Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia)

Bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Eko Putro Sanjoyo, mengisi pos Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal, Desa dan Transmigrasi menggantikan Marwan Jafar. Dipilihnya Eko Putro Sanjaya oleh Jokowi sebagai menteri tak lain karena memiliki latarbelakang dan kinerja yang tak diragukan lagi dalam bidang bisnis, politik dan pembangunan desa.

Pendidikan

Politeknik Universitas Indonesia (UI)

Elektro dari University of Kentucky, Lexington pada tahun 1991

Master of Business Administration dari Institute Pengembangan Manajemen Indonesia (IPMI), Jakarta pada tahun 1993.

Karir & Jabatan

Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk (2015)

Wakil Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk (2009)

Komisaris Independen PT Central Proteina Prima Tbk

General Manager PT Indonesia Farming (1994-1997)

Statemen Bijak

“Bahwa seorang pemimpin itu tidak bisa langsung mengambilalih pekerjaan anak buahnya karena hasilnya tidak sesuai yang diharapkan. Hal itu merupakan kesalahan besar seorang pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu mempersiapkan anak buahnya bekerja dengan baik dan sempurna.”

Menggantikan

Marwan Jafar

Enggartiasto Lukita menggantikan posisi Thomas Lembong

Enggartiasto Lukito (Menteri Perdagangan)

Enggartiasto Lukita lahir di Cirebon, Jawa Barat, 12 Oktober 1951. Menyelesaikan pendidikannya di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP Bandung (sekarang Universitas Pendidikan Indonesia). Sejak usia muda sudah mengakrabi dunia organisasi. Tercatat, dia pernah meimpin beberapa organisasi berinduk nasional antara lain Real Estate Indonesia (REI). Dia mengawali debutnya di bidang politik saat bergabung di Partai Golongan Karya sebagai Wakil Bendahara Umum. Melalui partai ini pula dia terpilih sebagai anggota DPR RI untuk dua periode, 1997-1999 dan 2004-2009. Namun sejak tahun 2013 Enggartiasto Lukita memutuskan masuk di partai baru, Partai NasDem. Di partai ini, Enggar dipercaya menjabat sebagai Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri. Dan pada Pemilu 2014, kembali terpilih sebagai anggota DPR RI. Di dunia usaha, Enggartiasto Lukita menekuni bidang properti dan menjabat beberapa perusahaan antara lain sebagai Komisaris Utama PT Unicora Agung, Dirut PT Kartika Karisma Indah, Dirut PT Kemang Pratama, Dirut PT Bangun Tjipta Pratama, dan Direktur PT Supradinakarya Multijaya (1994-2004).

Karier

Komisaris Utama PT Unicora Agung

Dirut PT Kartika Karisma Indah

Dirut PT Kemang Pratama

Dirut PT Bangun Tjipta Pratama

Direktur PT Supradinakarya Multijaya, 1994 – 2004

Organisasi

Anggota Partai Golkar, 1979

Ketua Departemen REI, 1986 – 1989

Wakil Ketua BPD Hipmi Jakarta, 1988 – 1993

Wakil Bendahara Umum DPP AMPI, 1990 – 1995

Anggota Dewan Kehormatan BPP Hipmi, 1990 – 1995

Ketua Umum REI 1992 – 1995

Wakil Ketua FIABCI, 1992 – 1995

Anggota Dewan Penasihat Golkar, 1992 – 1997

Anggota Dewan Penasihat Ukrida, 1994 – 1998

Anggota Dewan Riset Nasional, 1994 – 1999

Anggota Yayasan PPM, 1995

Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi REI, 1995 – 1998

Ketua PPK Kosgoro, 1995 – 2000

Ketua Bidang Khusus Percasi, 1996 – 1998

Ketua Kehormatan REI, 1996

Anggota DPR/MPR RI, 1997 – 1999

Wakil Bendahara Umum DPP Golkar, 1998 – 2004

Ketua IKA UPI, 2000 – 2004

BAPPILU Pusat Partai Golkar, 2003

Anggota DPR/MPR RI, 2004 – 2009

Anggota DPR/MPR RI, 2014-2019

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Nasdem, Januari 2013

Menggantikan

Thomas Lembong

Nah, setelah ini sobat NgenetYuk! masih bisa membaca kembali profil tiga menteri baru yang masuk dalam jajaran Kabinet Kerja Jokowi.


Like it? Share with your friends!

alamsyah

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *