Plus Minus 3 Cagub Jakarta Menurut Shio, Bagian 2

Di bagian 2 NgenetYuk! akan membahas Cagub Jakarta Anies Baswedan berdasarkan shio dan peluangnya dari berbagai aspek. Seperti apakah?


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Shio yang dimiliki Anies Baswedan memiliki Kekuatan antara lain, pemikir yang hebat dan dianggap jujur, cerdas, komunikatif, berkemauan keras, berkemampuan dan cepat akrab. Sebagian besar ayam dilahirkan cantik atau tampan. Mereka senang berdandan. Sedangkan kelemahan shio ini antara lain, seringkali menginginkan sesuatu terlalu cepat, sedikit eksentrik dan sering-mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain. (sumber : instagram)

NgenetYuk! Infosiana – Sesuai tanggal kelahirannya pada tanggal 7-5-1969. Anies Bawesdan memiliki shio ayam tanah. Dan menurut kalenderbali, shio ayam tanah memiliki karakter antara lain, pekerja keras, banyak akal, pemberani dan banyak memiliki bakat. Mereka memiliki keyakinan besar dalam diri mereka. Mereka juga orang energik dan menyenangkan tidak suka membuat masalah dengan orang lain. Ayam suka mengobrol, dan menyampaikan pikiran mereka. Bersifat terbuka, jujur dan setia. Mereka ingin menjadi pusat perhatian dan menjadi yang terbaik. 

Shio yang dimiliki Anies memiliki Kekuatan antara lain, Mereka adalah pemikir yang hebat dan dianggap jujur, cerdas, komunikatif, berkemauan keras, berkemampuan, dan cepat akrab. Sebagian besar ayam dilahirkan cantik atau tampan. Mereka senang berdandan. 

Sedangkan dari sisi kelemahannya, shio ayam memiliki kelemahan antara lain, mereka seringkali menginginkan sesuatu terlalu cepat. Mereka sedikit eksentrik dan sering-mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain. Mereka kritis dan berpikir mereka selalu benar. Seperti nasib mereka emosi mereka berayun dari sangat tinggi sangat lambat. Mereka dapat menjadi positif, tetapi egois dan terlalu blak-blakan. Mereka berpikiran sempit dan angkuh. Mereka mungkin menolak saran orang lain. Jika Mereka bisa mengatasi arogansi mereka, mereka akan membuat banyak kemajuan.

Sementara itu jika melihat peluang Anies memenangkan pilkada Jakarta, Pakar fengsui Suhu Yo sudah punya gambaran tersendiri tentang peringkat perolehan suara ketiga pasang calon gubernur DKI Jakarta pada saat coblosan nanti, salah satunya yaitu Cagub Anies Baswedan. Dalam penerawangan Suhu Yo, peluang Anies cukup sulit untuk menjadi pemimpin di ibukota ini. Suhu Yo bahkan menyebut Anies untuk penggembira saja.

“Kalau seperti Anies kelihatannya cuma penggembira saja. Itu sih pasti jauh-jauh hari sudah kalah, karena belum ada karya apa-apa,” ujar Suhu Yo sebagaimana dilansir JPNN.

Pakar fengsui Suhu Yo sudah punya gambaran tersendiri tentang peringkat perolehan suara ketiga pasang calon gubernur DKI Jakarta pada saat coblosan nanti, salah satunya yaitu Cagub Anies Baswedan. Dalam penerawangan Suhu Yo, peluang Anies cukup sulit untuk menjadi pemimpin di ibukota ini. (sumber : instagram)

Lain halnya dengan hasil penerawangan Suhu Yo, situs pksratuadil menuliskan sejumlah tanda-tanda akan kemenangan Anies dalam pilgub mendatang. salah satunya situs tersebut menulis bahwa Anies saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kabinet Jokowi, pernah diberikan Tongkat Pusaka Kanjeng Kiai Tjokro milik Pangeran Diponegoro. 

Untuk diketahui, Tongkat Pusaka Kanjeng Kiai Tjokro milik Pangeran Diponegoro (1785-1885), yang hilang sewaktu masa peperangan pada abad ke-19, kini dikembalikan ke Indonesia. Tongkat, yang disimpan keluarga Baud di Belanda sejak 1834, itu diserahkan pada pembukaan pameran seni rupa ”Aku Diponegoro” di Galeri Nasional Indonesia di Jakarta, Kamis 5 Februari 2015.

saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kabinet Jokowi, Anies Baswedan pernah diberikan Tongkat Pusaka Kanjeng Kiai Tjokro milik Pangeran Diponegoro. Tongkat ini erat kaitanya dengan pemimpin masa depan yang bernama Sultan Herucokro. Dan Anies Baswedan sendiri adalah pengagum dari Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. (sumber : instagram)

Tongkat pusaka sepanjang 153 sentimeter dari kayu mahoni tersebut diberikan kakak beradik Michiel dan Erica Lucia Baud kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Pengembalian tongkat ini mengejutkan karena keluarga Baud sebelumnya meminta agar acara ini dirahasiakan hingga pembukaan pameran Kamis malam lalu. Michiel Baud mengatakan, keluarganya menerima tongkat itu pada tahun 1834 dari Adipati Notoprojo, cucu Nyi Ageng Serang, keluarga keturunan Sunan Kalijaga, Walisongo.

Konon, tongkat pusaka yang menandakan kepemimpinan dan perjuangan bangsa Indonesia itu diterima kembali oleh bangsa Indonesia melalui tangan Anies Baswedan, cucu Pejuang Kemerdekaan, AR Baswedan, yang dari kecil hingga remajanya hidup di tanah kelahiran Pangeran Diponegoro, tanah Yogyakarta. Tongkat ini erat kaitanya dengan pemimpin masa depan yang bernama Sultan Herucokro. Dan Anies Baswedan sendiri adalah pengagum dari Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro. Di rumah kediaman beliau terpajang dengan gagah lukisan Pangeran Diponegoro.


Like it? Share with your friends!

alamsyah

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *