Sidang Kasus Kopi Sianida dan Episode Sidang Terpanjang Yang Pernah Digelar

Persidangan kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin sudah berlangsung hampir 3 bulan. Selain persidangan kasus ini, ada pula persidangan lainnya yang juga berlangsung lama dan alot. Sidang kasus apa saja itu?


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
essica Kumala Wongso duduk di kursi pesakitan. Dalam sidang perdana, jaksa membacaka

n dakwaan terhadap Jessica dengan mengungkap fakta-fakta di balik kematian Wayan Mirna Salihin usai minum kopi (sumber : detik)

NgenetYuk! Infosiana – Saat ini mata publik masih tertuju pada jalannya sidang kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dan menye

ret terdakwa Jessica Kumula Wongso. Sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini untuk pertama kali dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2016 yang lalu. Dan memasuki medio September 2016, sidang tercatat sudah berjalan selama 19 kali. Jika melihat 19 kali persidangan kasus ini suda

h digelar, maka bisa diasumsikan sejak Juni sampai awal September ini, dalam seminggu sidang bisa digelar sebanyak dua kali. Melihat lama dan alotnya sidang kasus ini, tentu kita teringat dengan persidangan lain yang juga memakan waktu cukup lama. Persidangan dan kasus apa saja itu? Berikut ulasan

khusus NgenetYuk!

1. Sidang Kasus Kopi Sianida

Sidang perdana Jessica Kumula Wongso untuk pertama kali digelar pada tanggal 15 Juni 2016. Sidang yang digelar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sekitar pukul 14.00 WIB tersebut beragendakan pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Dalam sidang perdana Jessica ini, tiga hakim sudah ditunjuk sebelumnya oleh PN Jakpus yaitu Kisworo sebagai ketua dengan beranggotakan Partahi dan Binsar Panjaitan. Sebagai terkdawa, Jessica dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana hukuman mati. Hal ini dikarenakan, Jessica dituding merupakan pembunuh berencana yang menargetkan Mirna sebagai korbannya, dengan menggunakan racun sianida ke dalam gelas berisi kopi di sebuah kafe di Jakarta Pusat yang disajikan untuk Mirna. Peristiwa itu terjadi di Kafe Oliver di Grand Indonesia. Hingga sidang terakhir atau sidang ke-19 yang digelar pada Rabu (7/9), materi sidang masih berputar putar pada keterangan sejumlah saksi ahli yang dihadirkan. Belum diketahui pasti kapan sidang akan memasuki tahap putusan, karena jika melihat perkembangannya, masih terdapat beberapa orang yang akan dijadikan saksi.

2. Sidang Kasus Pelecehan Seksual McMartin

Setelah melakukan persidangan selama 6 tahun tidak ada bukti-bukti kuat yang mengarah pada terjadinya pelecehan seksual, di sinyalir telah terjadi penanaman memory palsu atau False Memory Implant kepada anak didik McMartin sehingga merasa telah terjadi pelecehan seksual yang sebenarnya tidak pernah terjadi (sumber : gressnews)

Sidang pengadilan kasus pelecehan seksual McMartin adalah persidangan terpanjang dan termahal dalam sejarah Amerika, tuduhan melakukan pelecehan seksual itu di buat pada tahun 1983, penangkapan dan penyelidikan di lakukan pada tahun 1984-1987, sementara persidangan di jalankan pada tahun 1987-1990. Pada tanggal 22 Maret 1984, Virginia McMartin, Peggy McMartin Buckey, Ray Buckey, kakak Ray Peggy Ann Buckey dan guru Mary Ann Jackson, Bette Raidor, dan Babette Spitler didakwa dengan 115 tuntutan pelecehan anak, kemudian diperluas untuk 321 tuduhan pelecehan anak melibatkan 48 anak-anak . Setelah melakukan persidangan selama 6 tahun tidak ada bukti-bukti kuat yang mengarah pada terjadinya pelecehan seksual, di sinyalir telah terjadi penanaman memory palsu atau False Memory Implant kepada anak didik McMartin sehingga merasa telah terjadi pelecehan seksual yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

3. Sidang Kasus Pelecehan Anand Krishna

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, membebaskan Anand Krishna dari segala tuduhan pencabulan yang dilayangkan muridnya Tara Pradibta Laksmi, Selasa (22/11). Tuduhan Tara dibantah oleh salah satu saksi, Maya Muchtar, yang juga murid Anand Krishna. Tuduhan Tara yang masuk dalam dakwaan satu dan dua, yang menuding Anand Krishna telah berbuat cabul di beberapa tempat dan kesempatan, dibantah dan tidak terbukti (sumber : viva)

Seorang pengacara pernah mengatakan bahwa selama pengalamannya sebagai pengacara, persidangan Anand Krishna adalah persidangan terlama, biasanya kasus pelecehan seksual akan dapat diselesaiakan dengan 3 – 5 kali sidang. Lamanya proses persidangan Anand Krishna memang tidak lepas dari sejumlah kejangalan yang kemudian mengerucut kepada sebuah upaya rekaysa, upaya rekasaya tersebut kian terlihat dari kesaksian yang tidak masuk akal, dan keputusan Hakim pada waktu itu yang dipimpin oleh Hakim Hari Sasangka, yang kemudian di copot karena di duga ada affair dengan salah satu saksi korban yang juga sekaligus koordinator Shinta Kencana Kheng yang aktif mengumpulkan orang-orang yang tidak puas atau kecewa dengan Anand Krishna. Persidangan Anand Krishna kemudian harus di ulang Karena majelis hakim mengalami pergantian, sidang kemudian dipimpin oleh Hakim Albertina Ho. Anand Krishna dimajukan ke dalam persidangan pada tanggal 25 Agustus 2010. Kisah Anand Krishna dalam mencari keadilan adalah ceriman betapa sulitnya menegakan hukum di negeri ini, semoga perbaikan hukum segera di lakukan sehingga tiada lagi anak bangsa yang terlunta-lunta karena mencari keadilan.

4. Sidang Kasus Korupsi Bos Diler Mobil di Makassar

Haji Tajang (kanan), terdakwa kasus dugaan kredit fiktif dan kredit macet Rp 41 miliar BRI Somba Opu menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tinggi Tipikor Makassar, Rabu (3/4/2013). Sidang Haji Tajang disebut sidang terpanjang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Nyaris dua tahun bergulir baru hakim mengetuk palu vonis dua tahun penjara (sumber : tribunnews)

Haji Tajang HS (48) awalnya tak begitu dikenal. Dia hanya seorang pengusaha otomotif di daerah. Dia bos PT A Tiga Sengkang, sebuah perusahaan diler mobil dan motor. Haji Tajang mencuat ketika disebut terlibat kasus kredit fiktif pengadaan di BNI Oto senilai Rp27 miliar, tahun 2007. Haji Tajang lalu divonis dua tahun penjara. Proses menuju vonis ini mulai memunculkan kehebatan Haji Tajang. Sidangngnya berliku. Penuh drama. Sidang Haji Tajang pun disebut-sebut sidang terpanjang di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Nyaris dua tahun bergulir baru hakim mengetuk palu vonis. Hakim silih berganti menyidangkan kasus Haji Tajang. Dia ditangani lima majelis hakim berbeda. Kasasi jaksa yang menuntut 12 tahun untuk Haji Tajang belum turun dari Mahkamah Agung (MA). Bandingkan dengan terdakwa lainnya dalam kasus ini, Jusmin Dawi. Dia dijatuhi hukuman empat tahun lalu dinaikkan menjadi enam tahun. Bukan hanya itu, Haji Tajang yang belum sempat dieksekusi itu kemudian terbelit lagi kasus kredit fiktif BRI Sombaopu. Nilai Rp41 miliar. Bukan Haji Tajang jika tidak bikin heboh lagi. Ketika akan ditahan, dia menghilang alias melarikan diri. Selama kurang lebih setahun dia berstatus buron. Dia diringkus di Bogor, Jawa Barat, September 2012. Kemudian dijebloskan ke Lapas Klas I Makassar.

Setelah membaca artikel tentang Sidang Kasus Kopi Sianida dan Episode Sidang Terpanjang Yang Pernah Digelar, bagaimana menurut sobat NgenetYuk!?


Like it? Share with your friends!

alamsyah

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *