Waduh, Ahok Ditempel Ketat Risma dan Ridwan Kamil

Survei Laboratorium Psikologi Politik UI menyebut Elektabilitas Ahok masih moncer. Ia ditempel Ketat Risma dan Ridwan Kamil.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

NgenetYuk! Infosiana – Laboratorium Psikologi Politik UI menggelar survei opinion leader Menakar Kandidat DKI

1 antara kandidat-kandidat terbaik bakal calon Gubernur Jakarta 2017. Para kandidat gubernur DKI yang disurvei adalah Basuki Tjahja Purnama (Ahok), Tri Rismaharini (Risma), Ridwan Kamil, Djarot Syaiful Hidayat, Sandiaga Uno, Soeyoto, Yoyok Rio Sudibyo, Sjafrie Sjamsoeddin dan Yusril Ihza Mahendra.

Survei dilakukan dengan menggunakan metode meminta pendapat orang-orang yang mendalami (Pakar) bidang-bidang tertentu. Seperti pakar di bidang sosial politik, pakar psikologi politik, pakar tata kota dan transportasi, pakar ekonomi, pakar politik, dan jurnalis.

“Jadi metodologinya itu FGD (focus group discussion) baru survei opinion leader, nah FGD dilakukan sejak 9 Juni 2016 dengan narasumbernya dari ,” kata Ketua Laboratorium Psikologi Politik UI Hamdi Muluk seperti dikutip situs Detik.

Hasil survei menunjukkan bahwa elektabilitas top of mind Ahok tetap berada di posisi teratas yakni 47,29 persen. Ahok ditempel Tri Rismaharini dengan elektabilitas 11,33 persen dan Ridwan Kamil 6,90 persen. Elektabilitas Yusril Ihza Mahendra di angka 1,97 persen. Adapun kandidat lainnya di bawah 1 persen.

Menurut Hamdi, ada 215 responden yang diwawancara. Responden tersebut diambil secara acak dari 250 pakar yang ada di database Laboratorium Psikologi Politik UI. Dari 215 responden yang diwawancara itu, 37 persen gelar doktor dan 29 persen gelar profesor.

“Dalam simulasi terbuka tanpa memberikan nama tokoh, Ahok jadi top of mind artinya kalau hari ini diadakan Pilkada maka siapa yang dipilih itu Ahok dengan 47,29 persen,” kata Hamdi.

Laboratorium Psikologi Politik UI juga melakukan penilaian utama untuk menguji sejumlah aspek antara lain visioner, intelektualitas, governability, kemampuan politik, kemampuan komunikasi politik dan leadership. Untuk karakter personal terdiri dari temperamen dan integritas moral.

Hasilnya, di bidang kepemimpinan dan menyelesaikan masalah Ahok unggul dibandingkan kandidat yang lain. “Untuk menampilkan kepemimpinan dan menyelesaikan masalah Ahok unggul dibanding yang lain, yang paling menonjol dalam membuat kebijakan dan menjalankan kebijakan juga Ahok,” terang Hamdi.

Ahok juga berada di peringkat teratas di bidang aspek kapabilitas dan dari segi visioner. Di bidang ini urutan 3 teratas adalah Ahok, Ridwan Kamil lalu Tri Rismaharini.

Dari segi intelektualitas lagi-lagi Ahok mengungguli 2 pesaing beratnya Ridwan Kamil dan Risma di posisi 3 besar dengan suara 8,0 persen. Ahok dianggap cepat menangkap persoalan serta tanggap dan bisa memerintah secara tepat.

Namun Ahok kalah dengan pesaingnya untuk bidang-bidang tertentu. Pada aspek governability yaitu memanage misalnya, membuat kebijakan dan eksekusi program, Tri Rismaharini mendominasi dengan presentase sebesar 7,77 persen di atas Ahok.

BACA JUGA:

Rizal Ramli Disiapkan Untuk ‘Lawan’ Ahok di Pilgub DKI?

Ahok Dituding Tidak Punya Malu?

Tiga Juta KTP Menolak Ahok Untuk Menjadi Gubernur DKI Lagi

Dimintai Tolong Untuk Konsep Masjid di Sulsel, Netizen Usulkan Ridwan Kamil Jadi Presiden


Like it? Share with your friends!

alamsyah

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *