Astronom Tanah Air Klaim Tidak Akan Terjadi Fenomena Bulan Kembar

Jadi maaf, tidak ada “Bulan kembar” atau “Mars seterang Bulan” pada malam ini. Bagi saya, “Bulan kembar” merupakan fabrikasi atau mutasi isu dari kabar-bohong yang telah bergentayangan di dunia maya


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Ilustrasi fenomena bulan kembar (www.harianterbit.com)

NgenetYuk!

Infosiana – Beberapa hari yang lalu. sobat NgenetYuk tentunya, menerima pesan berantai yang mengatakan akan terjadi fenomena alam dengan penampakan ‘bulan kembar’. Hal itu terjadi karena Planet Mars yang dekat dengan Bumi. Inilah bunyi pesan berantai yang di

terima redaksi NgenetYuk.com terkait fenomena bulan kembar :

29 Agustus 2016 (nanti malam)* akan ada *dua rembulan.* Seluruh dunia sedang menunggu kejadian ini..

Pada malam itu, *Planet MARS akan sangat cerah seperti rembulan*

dan semua orang bisa melihatnya dengan mata telanjang.

Mars akan berjarak 34,65 M Mil jauhnya dari bumi.*

Untuk itu jangan lupa melihat fenomena alam ini

Pada 28/8-2016 (Senin) jam 12.30 malam atau 00:30.*

(Nanti malam)

Bumi dan Planet Mars berdekatan, dianggap memunculkan fenomena bulan kembar. (makassarterkini.com)

Karena Anda akan melihat dua bulan di langit.

Peristiwa ini hanya akan terjadi lagi pada tahun 2287

Silahkan berbagi ini dengan semua. Karena orang2 yang hidup sekarang tidak akan pernah mempunyai kesempatan lagi utk melihat kejadian ini”

Dalam akun Facebook pribadinya, seorang astonom tanah air, Ma’rufin Sudibyo mengatakan bahwa kabar berantai yang selalu ada setiap tahunnya menjelang bulan agustus adalah berita Hoax. Menurutnya, kabar ini seperti ritual tahunan yang telah ada semenjak tahun 2003 silam. Berikut penjelasannya:

Cuma ada satu bulan tiap malamnya bantah fenomena bulan kembar. (malangvoice.com)

1. Pada 29 Agustus 2016 TU Mars akan terbenam (di kaki langit barat) sekitar pukul 00:00 WIB. Sementara Bulan baru akan terbit (di kaki langit timur) pada sekitar pukul 04:00 WIB dinihari. Jadi ada empat jam sendiri dimana langit malam (yang sudah memasuki tanggal 30 Agustus 2016 TU) tak dihiasi Mars maupun Bulan.

2. Seterang-terangnya Mars (yang dsebut Mars purnama dan hanya terjadi pada saat oposisi dan pada saat berada pada titik terdekat dengan Bumi), masih kalah terang dibanding Bulan. Perbandingannya, bahkan pada saat Bulan sabit kecil sekalipun (yang umumnya pada tanggal 2 Qomariyah/Hijriyyah) yang bagi kita manusia masih cukup redup, sesungguhnya ia (Bulan) sudah 6 hingga 16 kali lebih terang dari Mars purnama. Apalagi jika pada saat Bulan purnama.

Jadi maaf, tidak ada fenomena “Bulan kembar” atau “Mars seterang Bulan” pada malam ini. Bagi saya, “Bulan kembar” merupakan fabrikasi atau mutasi isu dari kabar-bohong yang telah bergentayangan di dunia maya dalam 13 tahun terakhir dan selalu terjadi menjelang bulan Agustus berakhir. Yakni soal “Mars sebesar Bulan”


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *