Diciduk KPK, Bupati Banyuasin Batal Jalankan Ibadah Haji

Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian terpaksa harus menelan pil pahit. Karena ia tidak dapat menunaikan ibadah haji tahun ini. Hal itu, disebabkan dirinya diciduk oleh KPK usai menggelar pengajian untuk keberangkatannya ke Tanah Suci.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian saat diciduk KPK dari rumah dinasnya(viva.co.id)

NgenetYuk! Infosiana – Dapat menjalankan Ibadah haji, tentunya menjadi keinginan seluruh umat muslim yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Termasuk salah satunya, Bupati Banyuasin, Sumatera Selatan, Yan Anton Ferdian.

Namun sayangnya, impian untu

k menjalankan rukun Islam yang kelima di tahun 2016 ini harus pupus. Karena, Minggu (4/9) siang, sang bupati tersebut harus digelandang petugas dan penyidik KPK, dari rumahnya yang berada di Jalan Lingkar No.1, Komplek Perumahan Pemkab Banyuasin, menuju Kantor KPK di Jakarta.

Sebelum Diciduk KPK Bupati Banyuasin gelar pengajian untuk keberakatannya menunaikan ibada haji(tabloid-desa.com)

Ironinya, saat penangkapan yang dilakukan oleh petugas KPK.sang Bupati yang merupakan anak dari mantan Bupati Banyuasin periode sebelumnya, yaitu Amiruddin Inoed, itu tengah menggelar pengajian untuk persiapan keberangkatannya untuk menunaikan ibadah hajinya.

Yan Anton Ferdian, ditangkap KPK karena diduga terlibat upaya suap menyuap terkait anggaran dinas pendidikan setempat. Setelah dilakukan penangkapan, ghari itu juga, tepatnya sore harinya langsung diterbangkan ke Jakarta.

Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian Tiba di kantor KPK (bundasisca.harianbernas.com)

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Thahjo Kumolo, mengatakan penangkapan terhadap Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian oleh pihak KPK itu tidak akan mengganggu roda pemerintahan Kabupaten (Pemkab)

“Saya terkejut, prihatin dan merasa ikut bersalah. Sangat disayangkan masih ada oknum Bupati yang terkena OTT (operasi tangkap tangan) oleh KPK dalam indikasi kasus suap proyek daerah. Ini tidak akan mengganggu roda pemerintahan Kabupaten Banyuasin, karena kan ada Wakil dan Sekertaris Daerah,” ujar Mendagri Tjahjo Kumolo seperti yang dilansir oleh Republika.co.id, Senin (5/9) pagi.

Seperti ramai diberitakan, Bupati Banyuasin, Yan Anton Ferdian ditangkap KPK karena dugaan korupsi.


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *