Facebook Diduga Lakukan Pencekalan pada Media Palestina

Sebanyak empat editor dari dua media palestina akhir pekan lalu dicekal oleh pihak Facebook tanpa adanya alasan yang kuat atas pencekalan tersebut


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Facebook melakukan pencekalan kepada media Palestina (komputerlamongan.com)[/caption

]

NgenetYuk! Dunia – Media sosial Facebook kembali membuat gebrakan baru akhir pekan lalu, dengan memblokir sebanyak empat editor dari dua media pemberitaan Palestina, tanpa adanya alasan yang kuat.

Empat editor dari News Agency Shehab, yang sudah 

memiliki lebih dari 6,3 juta pengikut di Facebook, dan tiga eksekutif dari Quds News Network, dengan sekitar 5,1 juta pengguna yang meyukainya, melaporkan mereka tidak bisa mengakses akun pribadi mereka.

Facebook sebagai media sosial yang ampuh mempublikasikan berita (mirror.co.uk)

Seperti halnya yang dilansir dari Al Jazeera, senin (26/9/2016) para editor dari dua lembaga berita harian di wilayah Palestina menyatakan, laman mereka mungkin telah disensor karena kesepakatan terbaru antara Facebook dengan pemerintah Israel yang bertujuan menanggulangi hasutan.

Sementara itu, Remah Mubarak, manajer Shehab News Agency, mengatakan, salah satu dari empat akun manajer yang telah ditangguhkan “tanpa peringatan” oleh perusahaan media sosial yang berbasis di California itu masih belum diaktifkan kembali pada hari Minggu (25/09/2016).

“Akun salah satu manajer masih ditangguhkan,” kata Mubarak kepada Al Jazeera. Sementara Facebook telah dihubungi Al Jazeera untuk dimintai komentarnya, tapi belum memberi tanggapan pada saat publikasi.

sebanyak empat media di Palestina dicekal oleh Facebook (Reuters)

Nisreen Al Khatib, seorang penerjemah dan wartawan di Quds News Network, menuturkan kepada Al Jazeera, mereka percaya bahwa pencekalan akun mereka dipicu oleh kesepakatan antara Facebook dan Israel awal bulan ini, untuk bersama-sama memerangi apa disebut oleh Israel sebagai “hasutan” oleh warga Palestina di media sosial.

“(Sharek-Quds News Agency) tidak mempublikasikan apa pun yang melanggar standar Facebook atau yang bisa mengganggu pemerintah. Tapi tetap, kita ditargetkan,” tutupnya.

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like

More From: Dunia

DON'T MISS