Kulitnya Memerah, Benarkah Mirna Meninggal Karena Keracunan Kopi Sianida?

Merujuk dari keterangan saksi ahli Patologi Forensik, Beng Beng Ong yang mengakatakan kalau seseorang yang meninggal keracunan Sianida. Maka kulitnya akan memerah seperti buah ceri.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Ayah Mirna, Edi Darmawan menunjukan foto kalau kulit anaknya itu memerah karena didu

ga keracunan sianida(tribunnews.com)

NgenetYuk! Infosiana – Edi Darmawan Salihin, ayah dari Mirna Salihin, menghadiri sidang dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Sidang yang digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari pihak Jessica, sebelum sidang dimulai, Edi Da

rmawan menaruh foto di meja jaksa penuntut umum (JPU) dan menaruhnya di meja hakim yang terlihat masih kosong.

Usai persidangan, Darmawan menunjukan lembaran foto yang sama ia taruh di meja hakim dan meja JPU, itu ia tunjukan pula ke awak media.

Darmawan menjelaskan, foto yang pertama wajah Mirna saat baru saja meninggal di Rumah Sakit Abdi waluyo, Jakarta Selatan. Yang kedua foto wajah Mirna sesaat setelah dimandikan di Rumah Duka Dharmais.

kulit Mirna memerah diduga keracunan kopi Sianida (beritaterbaru.org)

“Jadi, ini foto dari pembantu adik istri saya. Dia memang foto buat kenang-kenangan,” ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (7/9/2016) siang.

Darmawan mengatakan, sata itu pembantu yang mendengar kesaksian ahli saat tengah nonton persidangan di TV. Menurut sang pembantu, saksi ahli menyebut tanda seseorang keracunan sianida, yakni keluar merah-merah seperti buah cherry merah.

Beng Beng Ong, ahli patologi forensik yang mengatakan orang yang mati keracuanan Sianida kulitnya akan memerah(mediatransparancy.com)

“Terus dia lihat-lihat lagi fotonya. Dia bilang, ‘Loh, saya foto waktu itu warnanya merah begitu’. Dikasih lihat ke saya. Saya kaget, sampai shock saya lihat foto itu,” tuturnya.

Dengan bukti foto tersebut dan juga merujuk pada keterangan saksi ahli patologi forensik yang mengatakan kulit seseorang yang keracunan sianida akan berwarna merah terang. Darmawan yakin sang puteri tercintanya itu meninggal karena keracunan Sianida

“Jadi, kenapa mesti dibedah semua, kalau memang sudah tahu racun sianida yang diminum Mirna. Sampai di situ cukup. Masak mau dihancur-hancurin anak saya itu?” tutupnya.


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *