Mahasiswi Kedokteran Unsoed Jadi Korban Penculikan?

Setelah diselidiki, ternyata korban asal Cilacap itu pernah menabrak seseorang dan dimintai ganti rugi sebesar enam puluh juta.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Sofia Nur Atalina yang menjadi korban penculikan(NgenetYuk!.com)

N

genetYuk! Infosiana – Sofia Nur Atalina, seorang mahasiswi Fakultas kedokteran Unversitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Rabu (7/9/2016) sore, menjadi korban penculikan. Sofia Nur Atalina  saat itu singgah di tempat fotokopi depan kampusnya di Jalan Gumbreg, Keluraha

n Mersi, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas.

Menurut informasi yang dihimpun NgenetYuk! saat itu gadis yang baru menginjak usia 22 tahun, baru keluar dari kampus dengan mengendarai mobil Honda Brio dengan Nopol R 9243 BK, itu langsung dihampiri oleh tiga orang yang turun dari mobil bak terbuka dan langsung masuk ke dalam mobil korban dan membawanya ke arah selatan Kampus Unsoed. Sementara itu seorang yang berada di mobil bak terbuka itu melaju ke arah Utara.

Saat dikonfirmasi kepada petugas Satuan Reserse Kriminal kepolisian Resor Banyumas, Jawa Tengah, Ajun Komisaris Polisi Andi Kadesma, membenarkan kejadian tersebut. ” Memang benar ada salah seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Unsoed yang dibawa seseorang. Sekarang kita lakukan pengejaran,” katanya.

Pelaku yang menculik Sofia (NgenetYuk!.com)

Dalam pesan broadcast yang tersebar dikalangan anak kampus Unsoed, bahwa Sofia yang telah dapat dihubungi oleh orangtuanya. Setelah diselidiki, ternyata korban asal Cilacap itu pernah menambrak seseorang dan dimintai ganti rugi sebesar enam puluh juta. Penculik merupakan suruhan oang yang ditabraknya.

Setelah mengetahui anaknya menjadikorban penculikan, Suwasri, Ibunda korban tampak histeris saat mendatangi Mapolsek Purwokerto Timur tersebut. Serta bedasarkan olah TKP dan keetarangan beberapa saksi, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sofia Nur Atalina jadi korban penculikan(NgenetYuk!.com)

Tidak membutuhkan waktu yang lama, petugas pun berhasil meringkus pelaku. Kini kondisi korban yang kini tercatat sebagai mahasiswa semeter V itu masih tampak syok atas musibah yang menimpa dirinya.

selain itu juga, AKP Andi Kadesma menuturkan, kalau penculikan ini cepat terungkap berawal dari keterangan saksi dan juga keluarga korban yang sempat melakukan komunikasi dengan Sofia lewat telepon. ” Namun, kami belum tahu apa yang mereka bicarakan,” tutupnya.


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *