Mengenal Lebih Dekat Sosok Jean Batten

Jean Batten dinobatkan menjadi pilot wanita pertama yang terbang menjelajahi Samudra Atlantik.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Inilah sosok Jean Batten dinobatkan sebagai wanita pertama di dunia yang melakukan p

enerbangan pulang pergi(express.co.uk.)

NgenetYuk! Dunia – Halaman utama Google, Kamis (15/9) menampilkan sosok seorang wanita yang sedang berdiri di samping pesawat. dia? Ia adalah sosok wanita dengan pemilik nama lengkap Jean Gardner Batten ini lahir pada 15 September 1909 di Rotorua,atau yang biasa disapa Jean Batten itu lahir di salah satu kota di Selandia Baru. Jean Batten merupakan anak tunggal dari pasangan Frederick Batten dan Ellen Batten.

Namanya mulai banyak terdengar ketika berhasil memecahkan rekor pertamanya. Pada Mei 1934, Jean Batten berhasil terbang solo dari Inggris ke Australia. Ia menggunakan pesawat latih de Havilland DH.60 Moth atau biasa disebut sebagai Gypsy Moth.

Jean Batten sedang bersiap-siap melakukan penerbangan (nzhistory.net.nz)

Dirangkum NgenetYuk! dari Wikipedia, wanita ini pernah melakukan penerbangan dalam kurun waktu tempuh selama 14 hari 22 jam, mengalahkan rekor yang pernah dicatatkan oleh Amy Johnson, pilot wanita asal Inggris. Sebelumnya, Johnson berhasil melintasi jarak 18.000 kilometer antara Inggris dan Australia dengan waktu tempuh sekitar 19 hari.

oleh karena itu, Jean Batten sempat dianugerahi Harmon Trophy sebanyak tiga kali, yaitu pada 1935, 1936, dan 1937. Penghargaan ini bisa dikatakan sebagai pernghargaan bergengsi yang diberikan pada aviator dengan capaian tertentu. pada tahun 1935, Jean Betten melakukan penerbangan ke Inggris. Sehingga ia dinobatkan sebagai wanita pertama di dunia yang melakukan penerbangan pulang pergi.

Pada tahun yang sama, ia melakukan penerbangan sejauh 8.000 kilometer dari Inggris ke Brasil. Atas prestasinya ini, dia dinobatkan menjadi pilot wanita pertama yang terbang menjelajahi Samudra Atlantik bagian selatan. Prestasinya berlanjut ke tahun 1936. Kali ini, Jean Batten menerbangkan pesawat dari Inggris ke Selandia Baru dalam kurun waktu 11 hari 45 menit.

Buddy kucing kesayangnya yang selalu menemani Jean Batten kemanapun melakukan penerbangan(nzhistory.net.nz)

Selain itu juga, Jean Batten memiliki seorang kucing yang diberi nama Buddy yang kerap menemani kemanapun ia berada. Sayangnya, karir penerbangan solo Batten terhenti saat perang dunia kedua pecah. Persawat Percival Gull milik Batten mesti ikut serta dalam perang, tapi wanita kelahiran 15 September 1909 ini dilarang menerbangkannya.

Sepanjang perang dunia kedua, Jean Batten bekerja sebagai dosen dan tidak pernah lagi menerbangkan pesawat. Dia meninggal pada 22 November 1982 akibat komplikasi yang terjadi pasca gigitan anjing


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *