Reza Artamevia Direhabilitasi, Apa yang Terjadi di Balik Kasus Ini?

Reza Artamevia bisa tersenyum lepas lantaran permohonan rehabilitasinya dikabulkan.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
senyum Reza Artamevia lepas saat akan direhabilitasi (liputan6.com)

< b>NgenetYuk! Hiburan – penyanyi bersuara R & B, Reza Artamevia, kini mulai tersenyum lepas, karena sudah kembali kepangkuan orang tuannya tercinta, Jumat (2/9/2016) lalu. Karena dirinya, harus menjalankan rehabilitasi.

Mantan isteri mendiang Adjie Massaid yang turut diamankan oleh pihak kepolisian dari kamar nomor 1100, Hotel Golden Tulip Mataram, Nusa Tenggara Barat, Minggu (28/8/2016). Saat itu, berdasarkan hasil tes urine, ia terdeteksi positif narkoba bersama Gatot Brajamusti.

Senyum Reza Artamevia didampingi pengacaranya saat mendapatkan kabar akan direhabilitasi (path Ramdan Alamsyah)

Keterlibatan Reza Artamevia dalam mengkonsumsi narkoba itu, sempat terlontar dari Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar, pun sempat mengungkapkan jika Reza Artamevia positif mengonsumsi narkoba sebelum ditangkap. Menurut Boy, barang bukti untuk Reza memang tidak ada, hanya saja tes urinenya positif.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sriyanto menuturkan kalau penyanyi yang memiliki suara emas itu hanya sebagai korban dan masih dalam tahap pengguna yang mencoba-coba alias bukan pecandu narkoba sejati.

“Memang beberapa hari yang lalu di Polda setempat ada (positif). Ini juga diasesmen sama dokter. Jadi memang lebih akurat. Hasil asesmennya baru diketahui pemakai coba-coba, kita tes pake alat udah nggak ada lagi kandungannya, dan direhabilitasi,” terang Sriyanto.

Reza Artamevia bahagia akan direhabilitasi (path Ramdan Alamsyah)

Kini, setelah mendapatkan rehabilitasi Reza Artamevia membantah kalau dirinya mengkonsumsi narkoba. tentunya, pengakuan tersebut membuat publik bertanya-tanya. Pasalnya, ia harus menjalani rehabilitasi rawat jalan di Badan Narkotika (BNN) provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Jadi, rawatnya di BNN NTB selama 8 kali pertemuan. Tapi rawat jalan. Aturannya seperti itu. Bisa berkembang nanti dalam prosesnya. Karena selama 8 kali pertemuan akan ada tes,” papar Sriyanto. Dengan direhabilitasinya Reza Artamevia tersebut&nbsp; membuat masyarakat bertanya-tanya apa yang terjadi di balik ini?


Like it? Share with your friends!

fazri

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *