Bahagia Reza Artamevia, Duka Gatot Brajamusti Sampai Ingin Mati

Reza Artamevia kini tak lagi dirisaukan dengan ancaman pidana, namun nasib berbeda dialami Gatot Brajamusti.


Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Gatot Brajamusti tengah menghadapi sejumlah tuduhan pidana. (jppn.com)

< p>NgenetYuk! HiburanReza Artamevia bisa bernapas lega, bisa lolos dari hukuman atas penyalahgunaan narkoba dan hanya diberikan status rehabilitasi. Reza Artamevia hanya berobat jalan dengan jangka waktu delapan kali pertemuan di BNNP NTB, sepekan dua kali. Namun bagaimana nasib Gatot Brajamusti?

Kebahagiaan Reza Artamevia, disambut dengan pelukan hangat keluarga saat Reza Artamevia menggelar jumpa pers di kediaman orangtuanya, kawasan Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2016).

Gatot Brajamusti saat dibawa pihak berwajib untuk penggeledahan rumahnya di kawasan Jakarta Selatan. (taboidbintang.com)

Berbeda dengan ‘sang guru’, Gatot Brajamusti yang harus menjalani serangkaian pemeriksaan yang panjang atas tuduhan kepemilikan narkoba, senjata api ilegal serta hewan langka yang diawetkan. Pasal berlapis sudah terbayang jika semua itu bisa dijadikan alat bukti untuk menjerat Gatot Brajamusti di pengadilan nanti.

Belum lagi ancaman hukuman berat, yakni hukuman mati, akibat kepemilikan senjata api ilegal. Menurut pihak kepolisian, Gatot Brajamusti memberikan keterangan jika dua pucuk senjata api tersebut diberikan seorang berinisial AS.

Gatot Brajamusti kini menjadi perhatian masyarakat. (tempo.co)

Beragam permasalahan dan tuduhan tersebut, membuat Gatot Brajamusti tampak frustasi dan pasrah. Bahkan usai proses penggeledahan di kediamannya, kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan belum lama ini, Gatot Brajamusti mengucapkan kepasrahannya ingin mati saja.

Tentu hal tersebut sangat kontras dengan aktivitas Gatot Brajamusti yang diklaim bisa membuat para muridnya tenang meski dihimpit beragam masalah.

Gatot Brajamusti, pendiri Padepokan Brajamusti. (liputan6.com)

“Bingung saya. Kalau gini, mati aja lah kalau gini,” ujar Gatot di dalam rumahnya, Jalan Niaga Hijau X No 6, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016).

Seperti sudah diberitakan sebelumnya, Gatot Brajamusti diciduk polisi di sebuah kamar hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (28/8/2016). Dalam penangkapan tersebut, nama Reza Artamevia terseret dengan tuduhan penyalahgunaan narkoba.


Like it? Share with your friends!

hernanda

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *