Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia
Tidur Pulas dan Nyenyak
Tidur Pulas dan Nyenyak

 

Ngenetyuk.com, Sehat – Anda pernah merasakan tidur kurang nyenyak. Namun, tidur yang terganggu dan tidak nyaman bisa berakibat sistemik pada tubuh jika tak segera diatasi.

Dokter spesialis kardiovaskular dan neurologi di Cellcure Center Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Indonesia, Prof. Dr. Taruna Ikrar mengatakan, kualitas tidur seseorang akan menentukan sehat atau tidaknya sistem metabolisme tubuh. Tidur bukan cuma mengistirahatkan badan saja, Dr. Ikrar mengatakan, tidur penting menyegarkan sistem metabolisme tubuh.

Seperti dilansir dari laman viva, ia mengatakan, apabila tidur terganggu maka sistem metabolisme tubuh akan terdampak. Jika gangguan tidur berlangsung jangka pendek memang tak begitu mengkhawatirkan, namun jangan sampai gangguan tidur itu terjadi terus menerus sampai jangka panjang.

Dr. Ikrar mengatakan, hal yang mudah dirasakan adalah saat orang mengalami gangguan tidur satu atau dua hari, maka seseorang akan merasa lemas dan tidak fokus dalam menjalani sesuatu. Gangguan tidur harian juga bisa menyebabkan seseorang menjadi lebih cepat emosi dan frustrasi.

“Apalagi kalau gangguan tidur itu terjadi dalam waktu lama, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Maka tentu semua fungsi metabolisme tubuh akan eror,” jelas Dr. Ikrar Rabu 14 November 2018.

Erornya sistem metabolisme tubuh akibat gangguan tidur, misalnya terjadi pada orang yang tidur pada level tertentu saja. Pada saat orang tidur, beberapa hormon bekerja di antaranya hormones growth hormone (GH), cortisol yang berpengaruh terhadap leptin and ghrelin yang menentukan durasi dan kualitas tidur seseorang. Demikian pula, beberapa organ tubuh bekerja dengan bantuan hormon tertentu. Misalnya fungsi ginjal, otak, jantung, hati dalam menjalankan fungsinya, bekerja dan mendapat rangsangan dengan hormon tertentu. Makanya hormon saat tidur penting.

Nah dalam hal orang tak bisa tidur, maka ini akan berdampak serius bahkan bisa mengganggu otak. Sebab keseimbangan sistem metabolisme tubuh terganggu.

Pada orang yang tak bisa tidur, fungsi neurotransmitter akan semakin meninggi dan hormon glutamate meningkat. “Ini lama-kelamaan akan mengalami gangguan fungsi otak tadi,” tuturnya.

Seperti diketahui bahwa gangguan tidur dari reaksi hormonal dan neurotransmitter ini bakal memacu fungsi jantung, dan dampaknya pada jantung menjadi tak stabil, iramanya tak teratur.

Dampak turunan dari gangguan tidur tak berhenti pada hal tersebut saja. Dr. Ikrar mengatakan, bisa-bisa gangguan ini berefek samping hipertensi dan selanjutnya bisa berdampak pada ginjal dan lanjut ke hati. Dampak sistemik ini kemudian mengganggu metabolisme tubuh. Dr. Ikrar menyebutkan, turunan gangguan tidur bisa menyebabkan metabolic syndrome.


Like it? Share with your friends!

Adriana