Peluang jadi Local Host bersama Lokalpedia

Ngenetyuk.com, Hiburan – Ada beberapa penyebab timbulnya penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke dan hipertensi bersumber dari pola makan yang tidak sehat. Hal itu karena seseorang mengonsumsi makanan apapun yang memiliki rasa nikmat tanpa memikirkan dampaknya bagi kesehatan.

Dari situlah muncul beberapa penyakit seperti, kolesterol, stroke, hipertensi, ginjal dan lainnya Ya, itu semuanya berasal dari gaya hidup (lifestyle) dan pola pikir masyarakat Indonesia yang kurang jauh.

Baca Juga
Ke Mana Reino, Membiarkan Syahrini Menerima Penghargaan Asmara Tersilet Sendirian?
Raffi Ahmad Silahturahmi Kepada Pak Polisi
Reaksi BCL Ketika Melly Goeslaw Emosi

Hal ini diungkapkan oleh Clinical Dietitian and Sport Nutritionist, Emilia E. Achmadi MS, RDN. Menurutnya wawasan masyarakat Indonesia akan makanan sehat masih kurang luas. Bahkan beberapa orang kerap berpikir makanan sehat itu memiliki rasa yang tidak enak.

“Banyak orang berpikir makanan sehat itu rasanya enak. Hal ini jelas salah, tidak semuanya makanan sehat itu buruk rasanya. Masyarakat juga harus diedukasi tentang asupan kalori yang dikonsumsi setiap harinya,” terang Emilia, dalam Acara Tantangan Sehat untuk Wartawan, di Lotte Shopping Avenue, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/11/2019).

Dilansir dari laman Okezone, edukasi tentang pola makan sehat memang penting untuk mengurangi risiko terkena PTM. Beberapa PTM seperti stroke dan hipertensi memang masih paling banyak menyerang orang Indonesia, salah satunya akibat pola makan tidak sehat.

Pada kesempatan yang sama, Emilia juga menjelaskan beberapa masalah yang kerap dialami masyarakat Indonesia. Beberapa di antaranya adalah merokok, obesitas, stres dan fatty liver (penumpukan lemak pada hati).

Keempat faktor risiko tersebut jika didiamkan akan menimbulkan berbagai penyakit mematikan. Misalnya hancurnya kantung udara di paru-paru.

“Merokok jika dibiarkan akan menimbulkan emphysema (hancurnya kantung udara di paru) dan berujung pada asthma. Obesitas akan menimbulkan inflamasi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi yang berakhir pada kanker dan serangan jantung,” paparnya.

Pada stres yang tidak terkontrol, bisa mengakibatkan tekanan darah tinggi yang berimbas pada stroke. Stroke yang tidak terkontrol akan berubah menjadi serangan jantung dan gagal ginjal. Sementara fatty liver jika didiamkan akan berubah menjadi kanker.


Like it? Share with your friends!

Adriana